Orang tua Jhoni warga eks-Timor Leste yang pilih setia pada NKRI

Jumat, 17 Agustus 2018 18:57 Reporter : Henny Rachma Sari
Orang tua Jhoni warga eks-Timor Leste yang pilih setia pada NKRI Jhoni Gala. ©2018 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Kisah heroik datang dari wilayah Timur Indonesia, tepatnya di perbatasan RI-Timor Leste. Di sana ada Yohanes Andigala, pelajar SMP yang nekat memanjat tiang bendera untuk mengambil simpul tali yang 'nyangkut' di puncak.

Usut punya usut, orang tua Jhoni merupakan warga eks-Timor Leste yang berasal dari Bobonaro dan lebih memilih setia pada NKRI setelah jajak pendapat pada 1999, seperti diberitakan Antara.

Sementara itu, terkait undangan Menpora Imam Nahrawi ke Jakarta kepada Jhoni, ia merasa seperti ada dalam mimpi.

Jhoni pun menceritakan peristiwa sesaat sebelum aksi panjat tiang bendera. Saat itu, Jhoni merasa pusing lantaran berangkat dari rumah tidak sempat sarapan. Alhasil, Jhoni dilarikan ke tenda untuk mendapat perawatan. Ia pun izin ke kamar mandi.

Kemudian, tiba-tiba ia mendengar pengumuman yang meminta agar siapa yang bisa memanjat tiang bendera.

Seketika itu pula, ia langsung membuka sepatunya dan berlari ke arah tiang bendera dan memulai memanjatnya.

"Saya juga lihat sudah banyak orang yang panik, sementara bendera juga sudah mau dikibarkan jadi saya langsung panjat tiang bendera tanpa pikir panjang lagi," tuturnya, Jumat (17/8).

Setelah tali yang putus itu diikatkannya, upacara bendera pun dilanjutkan dan berjalan sampai selesai.

Setelah upacara HUT Kemerdekaan RI, ia mengaku langsung kembali ke rumah untuk istirahat. Namun, selang beberapa jam kemudian banyak pihak yang datang, mulai dari wartawan dan pejabat daerah setempat serta pihak TNI dan polisi.

"Tiba-tiba kemauan untuk memanjat tiang bendera dan kembali mengikat talinya yang putus datang begitu saja. Jadi tidak ada yang perintahkan saya untuk panjat," katanya.

Nama Joni dikenal setelah aksi heroiknya memanjat tiang bendera yang talinya putus saat upacara memperingati HUT Ke-73 Kemerdekaan RI di di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Lokasi itu berjarak kurang dari satu kilometer dari garis batas wilayah Indonesia dengan Timor Leste. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini