Ngamuk di depan Gedung Garahadi Surabaya, Gatot lempar bom molotov
Merdeka.com - Seorang pria tiba-tiba mengamuk di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo. Bahkan pria diketahui bernama Gatot Sugeng Prayitno itu juga mengancam akan meledakkan gedung negara bersejarah tersebut dengan sebuah benda yang sudah dipersiapkan.
Untuk bisa masuk ke gedung negara tersebut, pria diketahui beralamatkan warga Jalan Gunungsari Gang I, Kecamatan Wonokromo, Surabaya langsung naik pagar, dan akan meledakkan dengan sebuah benda yang diduga bom molotov. Sehingga, petugas jaga dari Satpol PP yang berada di gedung negara langsung minta bantuan polisi, dari Polsek Genteng jajaran Polrestabes Surabaya.
Namun, saat diminta untuk turun, Gatot justru melakukan perlawanan. Tapi, perlawanannya bisa patah, setelah dua polisi yakni Aiptu Gunawan dan Aiptu Bambang Setiadi mengeluarkan jurus beladiri yang didapatnya saat mengenyam pendidikan di kepolisian.
"Sudah saya peringatkan untuk turun. Tapi, masih saja memukul saya. Tapi saya berhasil menangkisnya. Setelah itu orangnya saya lumpuhkan (pukul), dan sudah saya serahkan Polrestabes Surabaya," kata salah seorang anggota polisi yang dinas di Polsek Genteng Aiptu Bambang Setiadi, Sabtu (6/1).
Begitu berhasil dilumpuhkan, polisi langsung mengamankan benda yakni botol yang dibawanya yakni dikatakan diduga sebagai bom molotov, serta bensin dan korek api gas. Kini semuanya dijadikan barang bukti oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Saat disinggung mengenai motifnya? Bambang tidak mengetahui. "Saya tidak tahu. Karena sudah saya serahkan ke Polrestabes Surabaya. Saya hanya mengamankan lokasi, agar situasi di Surabaya ini kondusif," ujar dia.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya