NasDem sebut terorisme buat rasa tentram tercabik cabik

Senin, 14 Mei 2018 23:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
NasDem sebut terorisme buat rasa tentram tercabik cabik Bom Surabaya. ©2018 REUTERS/Beawiharta

Merdeka.com - Partai NasDem menggelar acara apel siaga melawan terorisme di lapangan DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (14/5). Apel digelar sekitar pukul 10.15 WIB dan dibuka oleh Instruktur apel yakni Ketua DPP bidang Otonomi Daerah NasDem Syahrul Yasin Limpo.

Dalam pidatonya Syahrul membacakan pernyataan sikap politik NasDem terkait terorisme dan radikalisme. Pertama, Nasdem mengutuk seluruh bentuk terorisme dan radikalisme yang merusak persaudaraan antar komponen bangsa, kami mengajak semua tokoh adat, tokoh agama, agar tak takut dan berani melawan tindakan teror dan radikal dalam bentuk apapun.

"Kedua, NasDem menolak terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan kebudayaan dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang dijunjung bersama sebagai komitmen kemanusiaan yang universal," sambung Syahrul di lokasi.

Ketiga, NasDem berada di garis depan mendukung pemerintah, khususnya Polri, TNI dan BIN agar bertindak sigap cepat dan tegas dalam memberantas aksi terorisme untuk menjamin kehadiran negara untuk bangsa.

Keempat, NaSdem mengutuk tindakan teror di Mako Brimob, Surabaya, dan tempat lainnya yang menyebabkan korban terluka. "Kami juga mengajak segenap masy berdoa agar korban luka segera sembuh. Korban meninggal agar ditempatkan di sisi Tuhan YME, Keluarga yang ditinggalkan agar tabah," ucapnya.

Terakhir, NasDem mendukung Presiden mengambil kebijakan strategis restrukturisasi yang fundamental terkait aksi terorisme yang dapat dilakukan secara efektif, untuk menjaga kehidupan berbangsa.

Apel ini juga sebagai sikap bahwa Nasdem menyatakan tidak takut dengan teroris dan masyarakat akan selalu bersama aparat negara yang ada. Syahrul menyebut terorisme membuat rasa tentram tercabik cabik.

"Rasa tentram yang sudah tercabik-cabik oleh terorisme yang terjadi saat ini. Ini menjadi kemutlakan, untuk menyampaikan bahwa kita hadir bersama dgn negara untuk membela kepentingan bersama, menghadirkan negara yang Berbhineka tunggal ika, menghadirkan Pancasila," ujarnya.

Dia menambahkan, radikalisme dan terorisme sudah memasuki relung relung perlawanan terhadap Pancasila. Hal ini juga membuat masyarakat teradu domba.

"Ini bisa saja bermuara pada menghadap-hadapkan agama dan mengatasnamakan agama. Padahal enggak ada agama atau budaya satupun yang menyatakan hal seperti ini bisa ditolerir.Ketiga, korban sudah berjatuhan di mana-mana, ada anak anak ibu ibu. Bahkan orang orang yang gak berdosa.

Untuk itu, apel ini menyatakan sikap NasDem mendukung segala sikap tindakan aparat negara pemerintah baik BIN, Polri, TNI, BNPT untuk mengambil sikap tegas dan langkah cepat untuk memulihkam situasi yang ada.

"Dan kita mendukung Presiden Jokowi untuk sepenuhnya mengambil langkah efektif untuk menghadirkan bentuk-bentuk pencegahan, bahkan tindakan represif sekalipun terhadap hal hal yang menjadi kecemasan kita semua," tandasnya. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini