NasDem: KPK dan partai politik tidak boleh ada jarak

Selasa, 13 Maret 2018 20:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
NasDem: KPK dan partai politik tidak boleh ada jarak Sekjen Nasdem Johny G Plate. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Partai NasDem menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Nasdem ke lembaga antirasuah itu bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara partai politik dan KPK dalam upaya pencegahan korupsi.

"Intinya KPK dan partai politik tidak boleh ada jarak ya, kami datang justru hapus jarak untuk menjembatani agar komunikasi antar parpol dan KPK bisa lebih baik. Sehingga usaha bersama dalam rangka pencegahan dan berantas korupsi bisa efektif," kata Sekjen Nasdem Johnny G Plate di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Menurut Johnny, komunikasi yang terjalin baik antara parpol dan KPK untuk membangun kepercayaan publik. Sehingga parpol sebagai pilar demokrasi dapat menjalankan perannya dengan baik untuk kebaikan bangsa dan negara.

"Parpol harus dapat kepercayaan publik, karenanya introspeksi dan refleksi internal parpol sebagaimana dilakukan dalam rangka membangun kepercayaan publik. Sehingga demokrasi pilar besarnya yang mana partai politik bisa berkembang dan berjalan dengan baik demi kemaslahatan bangsa dan negara," ucap Johnny.

Di lokasi yang sama, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, lewat partai politik, upaya pencegahan korupsi dapat berjalan maksimal. Sebab parpol dapat mengawasi kadernya yang menjabat kepala daerah dengan intens.

"Satu upaya pencegahan bisa lewat partai karena mereka kader kader terutama pimpinan atau kepala daerah nah yang kedua kita pikir sistem pencegahan jadi lebih kuat karena jalan dari partai satu lagi jalan dari KPK pendampingan daerah. Kira-kira itu yang didiskusikan," tandasnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Nasdem
  2. KPK
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini