Narkoba Dalam Kemasan Susu Gagal Diselundupkan ke Lapas Depok

Selasa, 14 Mei 2019 23:31 Reporter : Nur Fauziah
Narkoba Dalam Kemasan Susu Gagal Diselundupkan ke Lapas Depok penyelundupan narkoba ke lapas Kelas IIB Depok. ©2019 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Upaya penyelundupan narkoba jenis Yaba ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Depok berhasil digagalkan. Satuan Narkoba Polresta Depok mengamankan empat tersangka dalam kasus percobaan penyelundupan yakni G, F, K dan An. Barang bukti yang diamankan sebanyak 2.385 butir Yaba (sabu padat berbentuk pil) dan empat butir pil ekstasi.

Mulanya petugas mendapat informasi akan ada pengiriman narkoba ke dalam Rutan Depok. Informasi tersebut kemudian didalami dan ditindaklanjuti petugas.

"Informasi yang didapat ada salah satu pengunjung yang akan menjenguk warga binaan dan membawa narkoba," kata Perwira Urusan Humas Polresta Depok Iptu Made, Selasa (14/5).

Salah satu pengunjung yang dicurigai itu adalah G. Dia diketahui membawa narkoba jenis Yaba sebanyak 100 butir dan empat butir ekstasi. Barang haram tersebut rencananya akan diserahkan kepada salah satu warga binaan di dalam rutan.

"Barang itu akan diberikan pada F oleh G. narkoba itu disamarkan dengan disimpan dalam kemasan susu," paparnya.

G berperan sebagai kurir. Dia diminta mengambil barang oleh F di Jakarta Barat. Mulanya Yaba itu disimpan di rumah K di Pakansari, Cibinong Bogor. Kemudian dipindah ke rumah An di Babakan Madang, Bogor.

"Kemudian dilimpahkan kepada G dan disimpan di kontrakannya di Cibinong," paparnya.

Dari hasil penggeledahan di tiga lokasi, petugas mendapatkan ribuan Yaba. Rinciannya, di rumah G sebanyak 2.247 butir dan di rumah AN sebanyak 38 butir.

"Kami masih dalami kasus ini lebih detil. Masih dilakukan pengembangan jaringan dan pemasaran," kata Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan.

Keempat tersangka pun kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Termasuk F yang merupakan warga binaan Rutan Depok pun ikut diperiksa. F menjadi warga binaan di Rutan Depok dengan kasus yang sama. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini