Nadiem Ungkap Alasan Wacana Penghapusan UN

Sabtu, 30 November 2019 17:34 Reporter : Merdeka
Nadiem Ungkap Alasan Wacana Penghapusan UN Nadiem Makarim saat Peringatan Hari Guru. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mewacanakan penghapusan Ujian Nasional (UN). Dia menyatakan, saat ini masih dalam tahap pengkajian.

"Sedang dikaji masih didalami tim, ditunggu yaa karena gak makan waktu terlalu lama," katanya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (30/11).

Dia mengatakan, menampung aspirasi dari masyarakat misalnya dari guru, murid dan orangtua. Mereka menginginkan suatu perbaikan di dalam sistem pendidikan.

"Bukan ingin menghapuskan tapi menghindari hal-hal yang negatif dari sisi stres kayak menghukum siswa yang mungkin dari bidang itu," ujarnya.

Kebanyakan dari orangtua justru mempertanyakan esensi dari Ujian Nasional. "UN itu sebenarnya apa, untuk menilai prestasi murid atau menilai prestasi sistem," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Nadiem Tancap Gas Soal Penghapusan UN

Nadiem mengaku langsung membahas dengan bersama jajarannya. Ia berjanji hasilnya akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

"Minggu lalu kan tahap assessment, tahap mengevaluasi, jadi ya belum siap. Pasti hasil kajiannya akan kita share," terangnya.

Menurutnya, Ujian Nasional tak mungkin dihapus pada tahun 2020. Ia sengaja memberitahukan ke publik lebih awal agar masyarakat bisa lebih tenang.

"2020 masih akan jalan UN, cuma sudah kami umumkan biar tenang, sebenarnya ini keputusan untuk tahun berikutnya," tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Mendikbud Tegaskan Ujian Nasional Tak Bisa Dihapus
Sandiaga Wacanakan Hapus UN, Kemendikbud Ingatkan Amanat Undang-Undang
Wacana Penghapusan UN Dikritik JK, Sandiaga Tegaskan Pendidikan Belum Merata
Sandiaga Berencana Hapus UN, Wapres JK Nilai Berbahaya
KPAI Tanggapi Sandiaga: Konsep UN Sekarang Sudah Berubah dari Sebelumnya

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini