Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Musim mudik, tarif bus di Banten naik lebih dari 100 persen

Musim mudik, tarif bus di Banten naik lebih dari 100 persen Terminal Bus Kampung Rambutan. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Menjelang lebaran tarif bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Banten tarifnya naik hingga lebih dari 100 persen. Padahal Kementerian Perhubungan telah menetapkan yakni maksimal 30 persen kenaikannya dari tarif batas bawah.

Seorang warga Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Nadiroh mengatakan dirinya harus membayar tarif dari Serang menuju Panimbang sebesar Rp 75 ribu. Padahal yang tarif pada hari biasa hanya Rp 25 ribu.

"Saya naik Bus Murni biasanya pulang ke Panimbang dari Serang tarifnya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Namun sejak Sabtu pekan lalu ongkosnya naik jadi Rp 75 ribu," keluh Nadiroh, Kamis (24/7).

Nadiroh mengaku sempat protes kepada kondektur yang meminta uang kepada penumpang, namun kondektur menjawab dengan berbagai alasan dengan nada tinggi. Dirinya yang tidak mau panjang lebar dan akhirnya menuruti keinginan tarif yang di minta kondektur bus.

"Alasannya ada saja, kita malas berdebat ya akhirnya nurut membayar. Dan bukan saya saja yang protes, penumpang lain juga ada yang sempat protes," ujarnya.

Hal tersebut juga dialami oleh Rumi, warga Kadupandak, Kabupaten Pandeglang. Rumi mengungkapkan dirinya menaiki bus jurusan Merak-Kalideres dari terminal Pakupatan Serang menjelang lebaran harus membayar lebih dari tarif biasanya, yang biasa Rp 15 ribu kini menjadi Rp 30ribu.

"Saya nggak tahu berapa ketentuan kenaikannya, tapi mintanya Rp 30 ribu. Berarti ini naik 100 persen," katanya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP