Museum Rasulullah Perkenalkan Nabi Muhammad Sebagai Pembawa Misi Rahmatan Lil Alamin

Senin, 28 Oktober 2019 00:29 Reporter : Wisnoe Moerti
Museum Rasulullah Perkenalkan Nabi Muhammad Sebagai Pembawa Misi Rahmatan Lil Alamin Ketum Muhammadiyah Haedar Nasir menerima kunjungan Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Syafruddin. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir menerima kunjungan Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin dan Sekjen PP DMI, Imam Addaruquthni di Gedung Suara Muhammadiyah, Yogyakarta, Minggu (27/10). Haedar berharap pembangunan museum Rasulullah di Indonesia akan menjadi sarana memperkenalkan sejarah Rasulullah sebagai nabi akhir zaman. Terutama Nabi Muhammad sebagai pembawa misi rahmatan lil alamin atau rahmat bagi semesta.

"Anak-anak millenial juga perlu dikenalkan perjalanan hidup Rasullullah yang kaya sejarah dan menjadi nabi di akhir zaman yang membawa misi rahmatan lil alamin," ujar Haedar Nasir melalui siaran pers yang diterima merdeka.com.

Menurut Haedar, pembangunan museum merupakan satu langkah strategis sekaligus menyambung mata rantai sejarah Nabi Muhammad dalam rangka pembangunan peradaban Islam ke depan. Terlebih untuk Indonesia, salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

"Jadi apa yang dilakukan DMI untuk membangun Museum sejarah Rasulullah, merupakan langkah yang sangat penting untuk Indonesia. Sebab, negeri yang memiliki penduduk mayoritas muslim punya dimensi kesejarahan yang perlu terus disambung, terutama buat generasi muda dan generasi millenial," ujar Haedar Nasir usai pertemuan.

Haedar menyambut baik rencana DMI membangun museum Rasulullah di Cimanggis Depok. Dia juga berharap dengan adanya museum tersebut masyarakat Indonesia akan lebih mengenal sosok Rasulullah dan menjadikannya teladan.

Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin melakukan safari dengan ormas Islam dan tokoh-tokoh Islam untuk memberikan informasi mengenai rencana pembangunan Museum Sejarah Nabi Muhammad dan Peradaban Islam di Indonesia yang berisi sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak lahir hingga wafat. Sebelumnya pada hari Jumat (25/10), Syafruddin sudah menemui Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj yang menyambut baik rencana Dewan Masjid Indonesia untuk membangun museum Rasulullah di Cimanggis Depok.

Syafruddin juga akan bertemu dengan tokoh-tokoh agama nonmuslim lainnya karena museum tersebut juga akan menonjolkan sisi humanis Nabi Muhammad SAW dan bagaimana kehidupan Nabi Muhammad SAW tentang toleransi antar umat beragama. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Museum
  2. Muhammadiyah
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini