Motor Temannya Disita, Peno Mengaku Anggota TNI dan Ancam Bakar Kantor Polisi
Merdeka.com - Seorang pria berinisial As alias Peno diamankan Polisi dan TNI, setelah mengaku sebagai tentara dan mengancam akan menyerang kantor Polsek Curug, Kota Serang, Banten. Pelaku melakukan ancamannya dengan menelepon salah satu anggota Polsek Curug, dan akan menurunkan satu batalion untuk menyerang kantor Polsek.
Motif pelaku mengancam tersebut karena tidak terima kendaraan sepeda motor rekannya disita saat operasi balap liar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Mendapatkan ancaman tersebut, polisi berkoordinasi dengan Intelijen grup satu Kopassus dan berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya.
"Pelaku ditangkap di kawasan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang tanpa perlawanan," kata Kapolsek Curug Iptu Shilton, Kamis (20/2).
Kapolsek mengungkapkan motif pelaku melakukan pengancaman yakni ingin membantu rekannya karena sepeda motor disita saat operasi balap liar, Minggu (16/2) dini hari.
"Motif pelaku ingin membantu rekannya, karena motornya kami sita saat operasi balap liar. Pelaku juga merupakan salah satu member club motor Kawasaki Ninja," ungkapnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang ITE, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya