MGPA Fasilitasi Latihan Pembalap Drifting Lokal Mandalika di Sirkuit Pertamina Mandalika

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuka pintu Sirkuit Pertamina Mandalika bagi pembalap drifting lokal Mandalika untuk berlatih, sekaligus membangun ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan di Lombok.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
MGPA Fasilitasi Latihan Pembalap Drifting Lokal Mandalika di Sirkuit Pertamina Mandalika
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuka pintu Sirkuit Pertamina Mandalika bagi pembalap drifting lokal Mandalika untuk berlatih, sekaligus membangun ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan di Lombok. (AntaraNews)

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) kembali memfasilitasi latihan bersama (latber) bagi pembalap drifting lokal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu (15/2) sebagai bagian dari komitmen pembinaan drifter di Lombok. Inisiatif ini bertujuan menciptakan wadah aman dan terarah bagi para talenta drifting di daerah tersebut.

Manajer Motorsport MGPA, Denny Pribadi, menyatakan bahwa latihan drifting ini merupakan fasilitas yang disediakan Sirkuit Mandalika untuk para drifter lokal. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung aktivitas latihan, sekaligus belajar serta mengenal dunia drifting lebih dekat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan minat dan pemahaman publik terhadap olahraga drifting yang sedang berkembang.

Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang MGPA dalam membangun ekosistem motorsport yang inklusif, terstruktur, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok. Sirkuit Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah ajang internasional, tetapi juga pusat pembinaan bakat lokal.

Membangun Ekosistem Motorsport Berkelanjutan di Mandalika

MGPA menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan dunia motorsport di Indonesia, khususnya di wilayah Lombok, melalui penyelenggaraan latihan drifting ini. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah latihan, edukasi, dan pembelajaran. Saat ini, sudah ada sepuluh mobil drifting yang tergabung, semuanya merupakan drifter lokal Lombok.

Priandi Satria, Direktur Utama MGPA, yang perusahaannya ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menilai kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen MGPA dalam membangun ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan. Pihaknya sangat ingin Pertamina Mandalika International Circuit menjadi rumah pembinaan bagi talenta lokal.

Drifting, sebagai salah satu cabang motorsport, memiliki potensi besar untuk berkembang karena dekat dengan kultur otomotif anak muda. MGPA berkomitmen menyediakan ruang yang aman dan legal bagi para drifter untuk menyalurkan bakatnya secara profesional. Hal ini penting agar bakat-bakat yang ada tidak berkembang secara sporadis di ruang yang tidak aman, tetapi tumbuh melalui pembinaan yang benar, terarah dan berkesinambungan.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan para drifter lokal dapat berlatih dengan standar keselamatan yang terjaga. Pembinaan yang benar, terarah, dan berkesinambungan menjadi kunci. Dengan demikian, talenta-talenta muda dapat berkembang optimal dan memberikan kontribusi positif bagi dunia motorsport nasional.

Aksesibilitas dan Edukasi untuk Komunitas Drifting

Selain sebagai sarana pembinaan bagi pembalap drifting lokal Mandalika, kegiatan latihan ini juga dibuka untuk umum secara gratis. Masyarakat dapat datang langsung ke area yang telah ditentukan untuk menyaksikan aktivitas drifting di lintasan latihan. Kesempatan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak minat publik terhadap olahraga yang memacu adrenalin ini.

Denny Pribadi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi drifter yang telah aktif, tetapi juga terbuka bagi pemula. Masyarakat yang ingin belajar dapat datang dengan membawa mobil sendiri atau sekadar hadir untuk berdiskusi dan mengenal dunia drifting. Ini adalah kesempatan emas untuk mengenal lebih dekat dunia drifting dari para ahlinya.

Inisiatif MGPA ini mencerminkan upaya untuk menjadikan Sirkuit Pertamina Mandalika sebagai pusat komunitas otomotif. Dengan memfasilitasi latihan dan edukasi, MGPA berharap dapat menumbuhkan bibit-bibit drifter baru. Lingkungan yang mendukung akan mempercepat perkembangan industri drifting di Indonesia.

Melalui kegiatan seperti ini, pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap olahraga drifting diharapkan meningkat secara signifikan. Sirkuit Mandalika tidak hanya menjadi lokasi balap internasional, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya para penggemar otomotif. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi motorsport terkemuka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi