Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Sosial pastikan akan kirim BEM UI ke Asmat

Menteri Sosial pastikan akan kirim BEM UI ke Asmat Idrus Marham jalani Sertijab Kemensos. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Sosial Idrus Marham memastikan pihaknya akan mengirim perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) ke Asmat, Papua. Namun, dia belum menjadwalkan waktu keberangkatan mereka.

Rencana ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo mengirim Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa ke Asmat. Zaadit adalah mahasiswa Fisika FMIPA UI yang mengacungkan 'kartu kuning' saat Presiden Jokowi meresmikan Forum Kebangsaan pada beberapa waktu lalu.

"Bagaimana kita berbicara soal Papua kalau kita tidak pernah ke Papua? Bagaimana kita berbicara tentang Aceh kalau tidak pernah ke Aceh?" kata Idrus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/2).

Politisi Golkar ini mengatakan, pengiriman perwakilan BEM UI ke Asmat akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, pihaknya baru saja mengirimkan tim dokter dari Universitas Hasanudin Makassar. Selanjutnya, pemerintah akan segera berkoordinasi dengan Universitas Indonesia.

"Kita kan ada tahapan. Bukan hanya UI lah (yang dikirim ke Asmat), yang lain-lain. Unhas mau jalan nih. Tentu yang lain juga," ucap Idrus.

Sebelumnya, Zaadit Taqwa mengacungkan kartu kuning kepada Jokowi. Jokowi dianggap mengabaikan warga di Asmat yang terdampak gizi buruk dan campak sehingga dipandang layak mendapatkan kartu kuning. Dalam sepakbola, kartu kuning diberikan sebagai peringatan kepada pemain yang berulang kali melakukan pelanggaran.

Aksi itu terjadi setelah Presiden memberikan sambutan dalam acara Dies Natalies UI di Kampus UI, Depok, Jumat (2/1).

Jokowi sendiri menanggapi santai aksi tersebut. Jokowi tidak merasa tersinggung bahkan bersedia mengirim BEM UI ke Asmat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menginginkan, BEM UI melihat langsung kondisi lapangan di kawasan Asmat.

"Biar lihat dapat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah terutama Papua," kata Jokowi usai menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi'iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2).

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP