Mensesneg Ungkap Alasan Jokowi Pilih Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 17:40 Reporter : Merdeka
Mensesneg Ungkap Alasan Jokowi Pilih Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI Penyematan Brevet Hiu Kencana. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Menteri Sekretariat Negara, Pratikno mengatakan, salah satu alasan Presiden Joko Widodo menunjuk Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI pengganti Andika Perkasa adalah untuk pergantian matra TNI.

“Ya bisa jadi salah satu pertimbangannya. Saya kira itu salah satu lah pertimbangannya,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (28/11).

Menurutnya, semua kepala staf sudah memenuhi syarat calon panglima. Namun akhirnya Jokowi memilih Yudo sebagai pengganti Andika.

“Kalau semuanya kan sudah memenuhi syarat sebenarnya.Jadi kalau calon panglima TNI itu selalu dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI. Nah, dalam hal ini, yang memenuhi syarat ya hanya 3 saja. Apakah Kasau, Kasad atau Kasal. Dalam hal ini, pak presiden memilih calon itu dari Kasal. Itu aja,” pungkas Pratikno.

2 dari 3 halaman

Sebelumnya, Presiden Jokowi resmi menunjuk Kasal Yudo Margono sebagai calon panglima TNI. Surat presiden (surpres) tentang pergantian panglima TNI telah dikirimkan Mensesneg Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani pada Senin, (28/11).

“Bahwa nama yang diusulkan oleh presiden untuk menggantikan panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah, siapanya? Ini sesuai surat loh ya. Udah enggak sabar? Adalah laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (28/11).

Puan menyebut Yudo bisa langsung melaksanakan fit and proper test di DPR.

“Bapak Laksamana Yudo Margono bisa segera mengikuti mekanisme DPR,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Untuk diketahui, Surpres batal dikirimkan pada Rabu (23/11). Sekjen DPR Indra Iskandar menyebut berdasar kesepakatan antara Ketua DPR Puan Maharani dan Mensesneg Pratikno, Surpres baru akan dikirimkan pada Senin, 28 November 2022.

“Itu akan disampaikan secara resmi pada 28 November, hari senin besok,” kata Indra pada wartawan, Rabu (23/11).

Indra menyebut alasan batalnya pengiriman surpres karena Puan saat ini tidak berada di Indonesia, melainkan sedang melakukan kunjungan kerja ke Kamboja.

“Kenapa engga jadi disampaikan hari ini, karena ibu Puan masih memimpin delegasi Indonesia pada sidang parlemen asean atau AIPA (cek) di Kamboja,” pungkasnya.

[fik]

Baca juga:
Profil Kasal Laksamana Yudo Margono, Calon Panglima TNI Pilihan Presiden Jokowi
Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Calon Tunggal Panglima TNI
Resmi, Jokowi Tunjuk Kasal Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
TB Hasanuddin: Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI
Surat Nama Calon Panglima TNI Bakal Diterima DPR Hari Ini
Menhan Prabowo Percaya Kasal Yudo Margono Mampu Emban Tugas Sebagai Panglima TNI

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini