Menpora: Jangan pernah pandang sebelah mata atlet disabilitas
Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengingatkan, agar masyarakat tidak memandang sebelah mata para atlet disabilitas. Di balik kekurangannya, mereka yang tidak sempurna secara fisik justru bisa menunjukan prestasi ditingkat nasional bahkan internasional.
Hal itu disampaikan Imam Nahrawi saat memberikan sambutannya dalam upacara pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat, di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (15/10).
"Ini harapan Presiden Jokowi, bahwa tidak boleh sedikit-pun memandang sebelah mata para atlet difabel (disabilitas). Mereka berjuang sama-sama untuk negara," kata Imam.
Dia menuturkan, Ni Nengah Widiasih atlet angkat berat Indonesia, adalah salah satu contohnya. Perempuan 24 tahun tersebut mampu mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Indonesia yang berlaga di Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro pada September lalu.
"Kemarin di Paralypic beliau mampu meraih perunggu," ucapnya.
Oleh karena itu Peparnas yang merupakan kejuaraan olahraga bagi penyandang disabilitas terbesar se-Indonesia bisa dijadikan momen untuk mencetak atlet-atlet dengan segala kekurangannya.
"Ini mumpung semua kumpul di Bandung. Korek dan beritakan mereka dengan keterbatasan, tapi mereka ingin jadi yang terbaik. Keterbatasan bukan penghalang lahirkan prestasi. Keterbatasan justru membuat semangat prestasi untuk hadirkan kebanggan sama," ungkapnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya