Menperin lepas kepulangan PM Singapura

Sabtu, 13 Oktober 2018 15:04 Reporter : Mardani
Menperin lepas kepulangan PM Singapura Menperin lepas kepulangan PM Singapura. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melepas kepulangan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Lee kembali ke Singapura setelah menghadiri pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali.

Airlangga melepas kepulangan Lee ditemani sejumlah pejabat lainnya, beberapa di antaranya Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajayadan dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, I Made Gunaja.

Dalam kunjungannya kali ini, PM Lee melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo serta menyepakati beberapa kerjasama antara Indonesia dengan Singapura di sela-sela gelaran IMF-WB 2018.

Airlangga mengatakan, di sektor industri, Indonesia dengan Singapura melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BPPI Kemenperin RI Ngakan Timur Antara dengan CEO Enterprise Singapore, Png Cheong Boon dalam rangka mendorong revolusi industri 4.0.

"Penerapan Making Indonesia 4.0 yang telah dijadikan agenda nasional diyakini mampu memacu lima sektor manufaktur, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronika," katanya, Sabtu (13/10).

Sebelumnya diberitakan, dalam pertemuannya, Presiden Jokowi dan PM Singapura juga sepakat menjadikan Batam sebagai jembatan digital atau digital bridge Indonesia.

"Saya dan PM Lee sepakat terus mendorong kerja sama ekonomi digital. Nongsa Digital Park di Batam yang meluncur awal tahun ini terus berkembang dan sudah ada 56 perusahaan teknologi digital di sana," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam joint press statement setelah Annual Leaders Retreat dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di sela pertemuan tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dia Bali, Kamis.

Di sisi lain, kerja sama pelatihan digital dan e-commerce juga terus diintensifkan agar SDM kedua negara khususnya Indonesia siap. "Seperti pengembangan teknologi finansial, industry 4.0," katanya seperti ditulis Antara.

Kedua pemimpin negara itu juga membahas perkembangan Kendal Industrial Park yang diresmikan oleh Jokowi dan Lee pada 2016 silam.

"Saat ini sudah ada 43 investor termasuk dari Singapura. Saya harap kerja sama serupa dapat dilakukan di kawasan ekonomi khusus lain," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini