Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menolak diajak pulang ke rumah, istri babak belur dipukuli suami

Menolak diajak pulang ke rumah, istri babak belur dipukuli suami Ilustrasi KDRT. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang istri berinisial LD (38), lebam lantaran dianiaya suaminya NS (62). Tak terima dianiaya, sang istri kemudian melaporkan perbuatan sang suami ke polisi.

Korban mengaku dianiaya di toko tempatnya bekerja di Pasar 16 Ilir Palembang, Rabu (13/9) sore. Tindakan penganiayaan itu terjadi lantaran LD menolak ajakan NS kembali ke rumah setelah pisah ranjang sejak empat bulan lalu.

Korban yang tinggal di Perum Amin Mulia, Jalan Bringin I, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, itu mengaku menolak balik dengan alasan ingin hidup sendiri. Penolakan itu justru membuatnya dipukuli di depan teman kerja dan orang lain.

"Saya tidak mau lagi satu rumah, sudah capek. Muka saya malah ditonjok sampai memar begini," kata LD saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (14/9).

LD mengaku suaminya melontarkan makian dan kata-kata kotor usai melakukan penganiayaan. Dia berharap polisi segera menangkap pelaku agar dapat di penjara.

"Saya sudah dibikin malu. Makanya saya tidak mau serumah lagi karena dia itu orangnya kasar, saya sudah sering dipukuli," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, laporan korban telah diterima dan diarahkan ke ranah dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

"Sedang diproses unit PPA, terlapor akan dipanggil untuk pemeriksaan," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP