Menko Polhukam Mahfud Tegaskan Pelaku Teror Harus Ditindak

Rabu, 13 November 2019 13:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Menko Polhukam Mahfud Tegaskan Pelaku Teror Harus Ditindak Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ledakan bom bunuh diri terjadi di lingkungan Polrestabes Medan, pagi tadi. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, minta jaringan pelaku teror tersebut ditindak.

"Radikal itu kan ada tiga tingkatan, satu menganggap orang lain musuh, dua mengebom itu teror, lalu ketiga adu wacana tentang teknologi, jihadis namanya kalau dalam bahasa populer. Itu harus ditindak," kata Mahfud di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Mahfud ingin jaringan pelaku teror tersebut dibongkar. Jika itu berhasil, bisa menemukan otak di balik teror-teror sebelumnya.

"Ini menjadi pintu masuk untuk mengambil jaringannya kaya di Jawa Barat Pak Wiranto itu kan sudah lama orang. Kita juga yang di Medan nanti jaringannya juga harus dicari, bukan hanya mencari satu korban dan mencari yang lari itu, dan itu tugas negara untuk hadir," ucapnya.

Mahfud ingin pelaku teror ditindak hukum supaya pelaku lainnya kapok. Dia tak ingin ada korban berjatuhan.

"Tindak hukum, ditindak secara hukum jangan sampai menuju korban. Ini justru kita sudah mati-matian jangan sampai menunggu korban. Coba kalau kita nunggu korban jatuh? mungkin sudah banyak peristiwa terjadi," tuturnya.

Mahfud menambahkan, bahwa dari sudut kuantitatif jumlah teror sudah menurun. Sebab, menurutnya, pencegahan negara terhadap terorisme sudah lebih baik.

"Bahwa nanti ada satu dua sekali-sekali itu tidak bisa dihindari. tetapi pencegahan itu cukup berhasil menunjukkan angka Kuantitatifnya turun dibandingkan 2017 dan 2018," pungkasnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini