Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko PMK: Pembangunan SDM Indonesia Terganggu Anomali Akibat Covid-19

Menko PMK: Pembangunan SDM Indonesia Terganggu Anomali Akibat Covid-19 Gibran dan Menko PMK Muhadjir Effendy. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Hampir dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Tanah Air. Salah satu dampak buruk dari kondisi ini program pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia 2020-2021 terganggu.

"Dua tahun berlalu di mana kita dalam keadaan tidak normal akibat Covid-19, sementara anggaran di kementerian dan lembaga juga kena imbas yang sangat berat yaitu adanya program ada 'refocusing' anggaran," katanya saat membuka acara Taklimat Bidang PMK "#SDM Unggul, Indonesia Maju" yang diikuti dari YouTube Kemenko PMK di Jakarta, Rabu siang.

Kemenko PMK yang membawahi tujuh kementerian/lembaga telah menyusun alur kerja "human development cycle" atau siklus pembangunan manusia Indonesia dalam rangka membangun SDM.

Alur tersebut dimulai dari tahap prenatal yang berkaitan dengan penyelesaian masalah kekerdilan, anak usia dini, usia pendidikan dasar, usia SMP dan sederajat, usia SMA dan sederajat. Sebagai tahap untuk mempersiapkan masuk menjadi SDM produktif, usia produktif tetapi menunda karena masuk perguruan tinggi, usia kerja antara 17-65 tahun hingga lansia.

"Semua siklus ini diintervensi oleh negara dalam upaya membangun sumber daya manusia Indonesia mengacu pada target dari visi Presiden sampai 2024 pada siklus pembangunan manusia dan kebudayaan Indonesia," katanya.

Namun, kata dia, dalam dua tahun terakhir bangsa Indonesia berada dalam suasana anomali yang berdampak pada program pembangunan SDM.

"Sesuai dengan karakter anomali itu pasti kacau, dimulai dari Covid-19, kemudian berdampak kepada ancaman terhadap jaring pengaman sosial dan ekonomi mengalami hibernasi. Karena itu pemerintah mengambil kebijakan 'refocusing', semuanya anggaran diarahkan kepada penanganan Covid-19," katanya.

Akibatnya, kata Muhadjir, program kerja yang ada di kementerian dan lembaga, termasuk di bawah koordinasi Kemenko PMK, juga mengalami anomali. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP