Menko Luhut sayangkan dirjen perhubungan laut ditangkap KPK

Sabtu, 26 Agustus 2017 16:02 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Menko Luhut sayangkan dirjen perhubungan laut ditangkap KPK Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sangat menyayangkan apa yang dialami Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tony Budiono sampai tertangkap KPK dan dijadikan tersangka suap pada proyek pengerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Padahal pejabat yang masih dibawahi kementeriannya itu sudah akan pensiun.

"Saya sangat menyayangkan kenapa Pak Tony begitu, itu saja bisa saya sampaikan, karena dia sudah mau pensiun tapi masih begitu," kata Luhut Binsar Panjaitan kepada wartawan di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu, (26/8).

Menurutnya, saat ini semuanya semakin transparan jadi sistem IT dan segala macamnya, telepon tidak ada lagi yang tidak diawasi. Makin ketat dan terbuka. Jadi semua orang harus menghindari korupsi.

Presiden Joko Widodo, kata Luhut lagi, berencana mau menaikkan remunerasi bagi pejabat negara supaya tidak korupsi.

"Tapi saya kira tidak hanya masalah remunerasi tapi memang menyangkut juga mental kita," pungkasnya. [pan]

Baca juga:
Kumpulkan bukti, KPK geledah rumah Dirjen Hubla dan kantor penyuap
Menteri Budi Karya putus kontrak perusahaan penyuap Dirjen Hubla

KPK sita keris, tombak, jam tangan & batu akik dari rumah dinas Dirjen Hubla

Dirjen Hubla tersangka, Menhub akan cek seluruh tender

Pejabat ini duga uang suap Dirjen Hubla akumulasi beberapa proyek

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini