Menhub jamin pengosongan lahan bandara di Kulon Progo berlangsung persuasif

Kamis, 7 Desember 2017 19:56 Reporter : Purnomo Edi
Budi Karya. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menanggapi adanya penolakan dari warga terkait pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi akan mengumpulkan stakeholder terkait. Hal ini disampaikan Budi Karya di sela-sela Seminar Peningkatan Kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta- Surabaya, di Gedung Pascasarjana UGM, Kamis (7/12).

Budi Karya menuturkan dalam seminggu ke depan pihaknya akan mengumpulkan semua stakeholder. Nantinya, sambung Budi Karya, akan memetakan apa yang menjadi masalah di pembangunan NYIA.

"Akan kita bicarakan dan petakan (permasalahan). Termasuk soal penolakan warga," kata Budi Karya.

Budi Karya menganggap adanya penolakan warga terhadap pembangunan Bandara NYIA di Kulon Progo merupakan hal yang lumrah. Pemerintah, kata dia, sudah mengambil langkah hati-hati dalam permasalahan penolakan tersebut.

"Ya kalau pembebasan tanah pasti ada pro-kontra. Pemerintah sudah sangat hati-hati untuk menyelesaikan masalah-masalah itu. Tetapi kalau saya lihat Permen tentang pembebasan tanah itu toleran," urai Budi Karya.

Budi Karya menambahkan dalam menyelesaikan masalah pembebasan lahan di Bandara NYIA pemerintah telah melakukan proses konsiyasi. Dan saat ini, proses konsinyasi sudah dilakukan.

"Karena konsinyasi dalam proses pembebasan lahan sudah dilakukan, saya menjamin proses pengosongan lahan pembangunan NYIA berlangsung persuasif. Tidak ada upaya pemerintah untuk melakukan tindakan represif ke warga. Saya coba cari jalan yang terbaik," kata Budi Karya. [rzk]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.