Mengenang Ahmad Taufik, jurnalis Tempo pernah dibui rezim Soeharto
Merdeka.com - Jurnalis senior Tempo Ahmad Taufik meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, kemarin. Dia menderita kanker paru-paru. Semasa hidup pria 52 tahun itu dikenal berani menentang rezim Orde Baru.
Taufik bergabung dengan Majalah Tempo sejak 1989 hingga dibredel pada 1994. Taufik memperjuangkan kebebasan berekspresi dan Pers di Indonesia. Dia merupakan pendiri organisasi wartawan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).
Sikapnya ini membuat rezim berkuasa saat itu marah. Bersama dua kawannya, Eko Maryadi dan Danang Kukuh Wardoyo, Taufik dijebloskan ke penjara pada Maret 1995. Taufik dibui selama 2 tahun 7 bulan.
Taufik juga sempat membuat bos Grup Artha Graha, Tomy Winata gerah. Kala itu Tempo edisi 3-9 Maret 2003, menurunkan tulisan berjudul 'Ada Tomy di Tenabang'. Tomy akhirnya melakukan gugatan.
Sejumlah buku dibuat oleh Taufik. Pengalamannya selama di Lapas Cipinang dikisahkan dalam buku berjudul 'Penjara The Untold Stories'. Pengalaman liputannya juga luar biasa. Dia ia pernah 40 hari meliput di perbatasan Pakistan-Afganistan (Tribal Area), saat Amerika Serikat menyerang Pemerintahan Taliban di Afganistan tahun 2001 hingga meliput pemilihan umum di Irak, 24 Januari –1 Maret 2005.
Taufik menuntut ilmu di Universitas Islam Bandung. Bersama rekan-rekannya di Bandung mendirikan West Java Corruption Watch. Taufik juga sempat ikut seleksi calon Pimpinan KPK.
Selama berkarier sebagai wartawan, Taufik pernah dianugerahi Tasrief Award sebagai Indonesia Press Freedom Award. Sepuluh tahun berselang, pada 1995, ia mendapat penghargaan International Press Freedom Award dari CPJ yang berbasis di Newyork, Amerika Serikat.
Setahun berikutnya pada 1996, Taufik dianugerahi Digul Award–Indonesia NGO’s Human Rights Award. Pada 1998, Ahmad Taufik memperoleh penghargaan Hellmann/Hammet Award from Amrican Writer, New York.
Jenazah Taufik disemayamkan di rumah duka Jalan Kebon Pala I Nomor 79 B, Tanah Abang. Dia akan dimakamkan hari ini di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak.
"Almarhum dimakamkan pukul 12.30 WIB. Disalatkan terlebih dahulu di Masjid Al Makmur Tanah Abang," kata Iyin istri Taufik, Jumat (24/3).
Selamat jalan Ahmad Taufik, semoga tenang di Sisi Allah SWT.
*Dari berbagai sumber* (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya