Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengeluh sesak napas, Abdul Hamid tewas setelah kerokan

Mengeluh sesak napas, Abdul Hamid tewas setelah kerokan Ilustrasi penemuan mayat. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria bernama Abdul Hamid (35), warga asal Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang tewas setelah dirinya dikerokin temannya, Sabtu (1/10).

Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Triyani Handayani mengatakan, pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu sebelumnya sedang merenovasi rumah di daerah Kompleks Puri Permata Blok Gang 1/12 RT 05 RW 12 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

"Sebelum meninggal korban sempat berkeluh kesah. Dia mengeluh karena dadanya sakit merasa sesak napas. Oleh temannya, dia lalu dikerokin," ujarnya, Minggu (2/10).

Saat korban dikeroki Hamid, posisinya tiduran dengan obat kerokan menggunakan balsam. Tetapi, korban malah muntah-muntah dan kemudian berbaring lagi. Hamid pun meminta izin untuk istirahat sebentar ketika tengah melakukan pekerjaannya merenovasi rumah.

"Dia lalu istirahat dan tidur usai dikeroki. Namun setelah beberapa saat dibangunkan temannya, korban tidak bergerak dan tak ada suaranya lagi," kata Triyani.

Rekan-rekan seprofesinya ini pun panik dan segera melaporkan ke sekuriti setempat. Lalu pihak sekuriti mengadu ke Mapolsek Cipondoh, Polrestro Tangerang.

"Saat dilakukan pengecekan, korban sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Triyani menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan kepada korban. Keluarga korban pun dihubungi polisi terkait kasus ini. "Keluarga Hamid menolak untuk dilakukan autopsi," ujarnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP