Menengok Persiapan TNI Amankan Calon Ibu Kota Baru

Sabtu, 2 November 2019 22:33 Reporter : Saud Rosadi
Menengok Persiapan TNI Amankan Calon Ibu Kota Baru TNI Latihan Tempur Kota. ©2019 Merdeka.com/Korem 091 ASN

Merdeka.com - TNI terus mempersiapkan diri jelang pemindahan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Pagi tadi, pasukan pemukul Yonif 611/Awang Long, menggelar latihan pertempuran kota, mengantisipasi terjadinya ancaman di wilayah ibu kota negara.

Latihan kali ini digelar di kawasan Perum Citra Grand Senyiur City, Jalan Moeis Hasan, Simpang Tiga, Loa Janan Ilir, kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Latihan bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit, agar mampu melaksanakan pertempuran kota dalam Operasi Lawan Insurjen.

"Di samping itu juga, untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan setiap prajurit, dalam mengantisipasi terjadinya perkembangan situasi di Kalimatan Timur, khususnya di wilayah Samarinda, dan Penajam Paser Utara sebagai calon Ibu Kota Negara," kata Komandan Yonif 611/Awang Long Letkol Inf Arfan Affandi, Sabtu (2/11).

Arfan menerangkan, dengan berlatih, setiap prajurit diharapkan mampu menghadapi segala rintangan, ditambah dengan kondisi wilayah Samarinda yang mayoritas daerah perkotaan, harus menguasai setiap taktik dan teknik Pertempuran Kota (Pur Kota). "Dalam medan latihan, maupun medan yang sebenarnya," ujar Arfan.

Untuk itu, lanjut Arfan, mengingat saat ini Yonif 611/Awang Long sebagai pasukan pemukul, harus siap bergerak dalam situasi dan kondisi apapun. "Sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Komando atas," pungkas Arfan.

Untuk diketahui, Kodam VI Mulawarman berencana menambah 3.000 prajurit dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) baru, terkait kesiapan TNI di Kalimantan Timur, sebagai ibu kota negara (IKN) baru. Tambahan prajurit itu, diantaranya untuk mengisi satuan-satuan baru, yang dilakukan secara bertahap, untuk penempatan baru sebagai rencana pertahanan. Seperti di Amborawang (Kutai Kartanegara), Penajam Paser Utara dan di kota Samarinda.

"Saya rencanakan minta tambahan personil. Supaya, seiring pembangunan (ibu kota baru), kita juga tambah personil. Diprioritaskan putra daerah, untuk jadi prajurit di Kodam Jaya," kata Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, ditemui di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (24/10) lalu. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini