Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meneladani orang-orang jujur

Meneladani orang-orang jujur cleaning service mall Kokas Mulyadi. ©2016 Merdeka.com/Ronauli Manondangi Margareth

Merdeka.com - Mencari orang jujur mungkin sama seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, sangat sulit. Jika dihitung akan lebih banyak manusia rakus dan gelap mata oleh harta.

Ketika kejujuran menjadi sangat langka di negeri ini, muncul beberapa orang dengan sikap berbeda. Sama sekali tak tergoda oleh materi dan jabatan, mereka ikhlas menerima hidup meski pas-pasan.

Cleaning service, Mulyadi, sopir taksi Suharto dan polisi Bripka Seladi adalah contoh orang jujur yang pantas diteladani. Dua nama awal tak tergoda uang ratusan juta. Meski menemukan dalam jumlah banyak, keduanya memilih mengembalikan uang tersebut.

Beda lagi dengan Seladi, sebagai polisi dengan pangkat tak tinggi, dia rela nyambi menjadi pemulung. Padahal, dia tempatnya bekerja cukup 'basah'. Kalau mau nakal uang setoran dari uji SIM bisa masuk kantong. Tetapi Seladi seperak pun tak pernah menerimanya.

Ini harusnya menjadi contoh para petinggi negeri yang pada sibuk memperkaya diri. Mereka harusnya malu, hidup berlebihan tetapi dengan cara curang. Ingat, harta tak akan dibawa mati.

"Harusnya elite-elite ini belajar dari orang-orang kecil yang jujur," kata Wakil Rektorat 1 Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar kepada merdeka.com, Jumat (10/6).

Hari ini merdeka.com akan menurunkan cerita dan kisah-kisah sahabat nabi paling jujur. Semoga bisa menginspirasi, dan menggugah hati untuk menjadi manusia jujur.

Selamat membaca.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP