Mendagri Tjahjo: Silakan BNN tes pejabat pusat sampai perangkat desa

Rabu, 23 Maret 2016 13:25 Reporter : Fikri Faqih
Mendagri Tjahjo: Silakan BNN tes pejabat pusat sampai perangkat desa BNN periksa urine pegawai BPK. ©2014 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Senin (21/3), sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk Kepala Desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan, panik saat petugas badan Narkotika Nasional dan Dinas Kesehatan melakukan tes urine secara mendadak. BNN makin gencar membersihkan PNS dari penyalahgunaan narkoba usai penangkapan mantan Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mempersilakan BNN melakukan tes urine, tes daerah maupun rambut pada PNS, mulai dari kepala daerah sampai perangkat desa.

"Kepada gubernur, bupati, wali kota untuk terbuka apabila sewaktu waktu pihak BNN pusat maupun daerah secara mendadak tes urine atau tes darah atau rambut kepada seluruh aparat pemda sampai desa," ujar Tjahjo melalui pesan singkat yang diterima merdeka.com, Rabu (23/3).

Tjahjo mengaku mengikuti dinamika peredaran narkoba yang makin meresahkan. Tidak hanya di kalangan masyarakat, bahkan sampai ke institusi pemerintahan. Jika ada pejabat daerah yang terindikasi turut serta dalam peredaran narkoba, Kemendagri berjanji memberikan sanksi tegas mengingat dampak narkoba sangat berbahaya jika melibatkan PNS dan pejabat daerah.

"Mendagri akan memberikan sanksi berat terhadap pejabat dan aparat pemerintah baik pusat maupun daerah dan yang terbukti langsung diberhentikan dengan tidak hormat. Karena, pengguna narkoba pasti akan mempengaruhi setiap pernyataan dan membuat keputusan politik," katanya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini