Menag Lukman Hakim: Peran Santri Menghentikan Radikalisme Never Ending

Minggu, 13 Oktober 2019 08:15 Reporter : Yunita Amalia
Menag Lukman Hakim: Peran Santri Menghentikan Radikalisme Never Ending Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diperiksa KPK. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka parade santri di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tema dari parade adalah Santri Cinta Damai. Menurutnya, santri memiliki peran besar dan penting terhadap persatuan dan kerukunan masyarakat Indonesia. Peran yang ia maksud adalah menebar ajaran islam secara subtantif dengan cara memanusiakan manusia.

"Yang menjadi inti pokok ajaran agama Islam yaitu memanusiakan manusia. Itu harus betul-betul menjadi ruh jiwa santri dalam menyebarkan nilai-nilai agama," kata Lukman, Minggu (13/10).

Dia tak menampik, penyebaran nilai-nilai agama di bangsa dengan multikultural tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih lagi, paparan radikalisme kerap mengatasnamakan suku dan agama.

Politikus PPP itu juga mengingatkan peran santri dalam menghentikan penyebaran paham radikalisme adalah upaya boleh terhenti. Hal itu dikarenakan kompleksitas permasalahan dan kebudayaan masyarakat yang terus berubah.

"Ini kan proses yang tidak berkesudahan, never ending proses, karena perubahan masyarakat itu sangat dinamis. Kompleksitas persoalan tidak sederhana, maka kemudian tanggung jawab santri tentu akan lebih besar dalam peradaban bersama," tandasnya.

Sementara itu sebelum melakukan parade sepanjang Jalan MH Thamrin menuju Jalan Imam Bonjol, ribuan santri yang turut hadir melakukan pembentangan bendera merah putih. Panjang bendera mencapai 740 meter. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini