Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Membusuk di kontrakan, Risma diduga tewas akibat dicekik

Membusuk di kontrakan, Risma diduga tewas akibat dicekik Ilustrasi penemuan mayat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menyebut kematian Risma Sitinjak diduga kuat akibat dibunuh. Dugaan itu setelah polisi melihat ada kejanggalan pada luka dialami wanita berusia 30 tahun tersebut.

"Korban ini ditemukan dalam kondisi telentang dengan badan membengkak, ini jenazahnya diduga sudah tiga hari," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro, Senin (13/8).

Dari hasil autopsi patut diduga bahwa kematian korban karena dibunuh. Korban mengalami pendarahan di otak.

"Ada luka cekikan di leher. Kematiannya tidak wajar," ungkapnya.

Korban juga mengalami luka benturan. Ditambah lagi dari keterangan saksi menyebutkan bahwa korban terlibat konflik dengan seseorang.

"Sudah ada tiga saksi, yang kita kumpulkan memang ada informasi, bahwa sebelumnya terjadi cekcok. Nah mengenai apakah ada keterlibatan orang terdekat dalam kasus ini, kita masih mengumpulkan alat bukti," ujar dia.

Risma diketahui baru dua bulan mengontrak di Jalan Ciherang Tapos Depok. Di sana dia tinggal bersama suaminya.

"Dia penghuni baru, dan tinggal bersama suaminya," kata dia.

Diketahui bahwa jasad Risma ditemukan membusuk dalam kontrakan. Diperkirakan dia tewas tiga hari lalu. Penemuan jasad ini diketahui setelah teman korban datang dan melihat korban sudah tak bernyawa.

"Korban sudah dalam keadaan terlentang tidak bernyawa, sehingga saksi minta tolong warga dan menghubungi pihak Kepolisian," kata Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Bintoro.

Jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat jati untuk diautopsi, karena ditemukan adanya kejanggalan. "Untuk lebih memastikan korban selanjutnya dibawa ke RS Kramat Jati untuk menjalani kepentingan autopsi, guna penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP