Medan Terjal, Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Toriq Secara Estafet
Merdeka.com - Proses evakuasi terhadap jenazah yang diduga sebagai Toriq Rizki Maulidan, pelajar yang hilang saat mendaki Gunung Piramid di Bondowoso saat ini tengah berlangsung. Tim SAR gabungan berjumlah sekitar 80 personel yang terdiri dari tim Basarnas, SAR OPA Jember, TNI dan Polri, pun dikerahkan untuk proses evakuasi.
Komandan Tim Operasi Bukit Piramid, Basarnas Pos Jember Rudi Prahara mengatakan, saat ini sudah ada tim yang terbagi dalam pos 1, Pos 2 dan TKP (tempat kejadian perkara) tempat ditemukannya jenazah.
"Saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Tim sudah ada di masing-masing pos. Kira-kira ada sekitar 60 sampai 80 personel gabungan," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (6/7).
Ia menambahkan, mengingat sulitnya medan yang ditempuh untuk proses evakuasi, maka tim gabungan akan melakukan estafet terhadap jenazah yang ditemukan.
Ia menjelaskan, dari pos dua ke tempat penemuan jenazah, tim harus melewati jalan setapak yang memiliki lebar kurang dari satu meter. Sisi kanan dan kiri jalan, diakuinya adalah jurang yang cukup curam. Menuju titik temu jenazah, tim harus turun jurang yang kondisinya seperti padang ilalang, dengan tanah pasir berbatu.
"Dari pos 2 menuju titik temu jenazah, kondisi medannya sangat berat. Untuk itu, kami juga masih menunggu kabar, bagaimanakah proses evakuasi saat ini berjalan. Kira-kira masih 2 jam an lagi untuk sampai di pos 2 (jenazah)," tegasnya.
Dikonfirmasi mengenai identitas maupun ciri-ciri jenazah yang ditemukan, Rudi mengaku belum mendapatkan kabar kepastian dari tim evakuasi. Termasuk kepastian soal apakah jenazah yang ditemukan itu adalah pendaki yang hilang bernama Rizky. "Saya mohon maaf, saya belum mendapatkan informasi mengenai hal itu," tegasnya.
Sebelumnya, 12 hari sudah, Thoriq Rizky Maulidan, seorang pelajar yang pendaki Gunung Piramid Kabupaten Bondowoso dinyatakan hilang. Terhitung sejak Minggu (23/6) lalu, keberadaan Thoriq hingga kini tak kunjung ketemu. Ia diketahui hendak berburu sunset bersama teman-temannya.
Saat itu, Thoriq diketahui mendaki bersama dengan 3 temannya di Gunung Piramid pada Minggu (23/7) lalu. Namun sebelum puncak, satu teman korban memutuskan turun karena kelelahan.
Ia lalu melanjutkan pendakian bersama dua orang temannya. Tetapi sebelum sampai puncak, mereka mengurungkan niat dan memutuskan turun.
Saksi melihat dua orang teman korban turun dengan berlari sambil memberi peringatan jalur di atas licin. Ternyata dua teman korban turun sudah tanpa Thoriq Rizki Maulidan. Sesampainya di bawah, kedua teman korban tidak berhasil menemukan Thoriq.
Mereka kemudian bergegas melaporkan kejadian kepada warga sekitar dan langsung dilakukan pencarian.Pencarian Thoriq kemudian dilakukan oleh PMI Kabupaten Bondowoso, Basarnas, TNI dan warga sekitar.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya