Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mau pulang, eks pengikut Dimas Kanjeng dibekali uang & transportasi

Mau pulang, eks pengikut Dimas Kanjeng dibekali uang & transportasi Khofifah. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersedia memberikan bantuan bagi mantan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Jawa Timur untuk mereka yang ingin pulang ke kampung halamannya.

"Kami support transportasi bagi mereka yang memutuskan pulang kampung," ujar Mensos Khofifah Indar Parawansa di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jawa Tengah, Sabtu (8/10).

Tak hanya itu, kata Mensos, para mantan dan pengikut yang mengungsi di lokasi pengungsian bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos), berupa jaminan hidup (jadup) Rp 900 ribu per orang dan hanya sekali.

"Mereka yang tinggal sementara di lokasi pengungsian bisa mendapatkan jadup Rp 900 ribu hanya sekali per orang," jelasnya.

Hingga kini, masih terdapat dua tim dari Kemensos bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur, yang masih berada di lokasi dan aktif mendata para mantan dan pengikut padepokan tersebut.

"Jika lokasi pulang kampung di Pulau Jawa, diantar melalui jalur darat menggunakan Bus Damri. Sedangkan, bagi yang di luar Pulau Jawa akan diangkut menggunakan Kapal Pelni," terangnya.

Lanjut Khofifah, pemberian Jadup Rp 900 ribu per orang, serta pemulangan menggunakan Bus Damri dan Kapal Pelni merupakan bagian dari Standard Operating Procedure (SOP) Kemensos dalam penanganan bencana alam maupun sosial.

"Dalam penanganan bencana alam maupun sosial, di Kemensos sudah ada SOP baku, sehingga ketika terjadi bencana personel langsung bisa bergerak dengan cepat di lapangan," pungkasnya.

(mdk/hrs)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP