Ini kata para seksolog soal pria yang suka 'main' boneka peraga seks

Minggu, 24 Agustus 2014 11:11 Reporter : Agib Tanjung
Ini kata para seksolog soal pria yang suka 'main' boneka peraga seks ilustrasi boneka seks. © Gawker.com

Merdeka.com - Pernahkah Anda terbayang saat manusia tak memerlukan lagi pasangan? Atau ketika para manusia nantinya malah lebih keranjingan boneka yang bisa dibuat mirip sedemikian rupa seperti pria atau wanita pada umumnya.

Belakangan ini, alat bantu seks atau boneka peraga seks marak lagi diperbincangkan. Apalagi setelah PT Orient memproduksi boneka peraga seks termutakhir. Perusahaan asal Jepang itu mengklaim bisa membuat boneka peraga seks paling mirip dengan wanita yang dibanderol Rp 19 juta.

Namun sebelum adanya kabar dari Orient, boneka peraga seks rupanya sudah populer di beberapa negara maju dunia. Para lelaki yang penasaran lantas banyak yang mencobanya meski harga jualnya selangit. Alhasil kebanyakan dari kaum adam itu ada yang malah ketagihan hanya dengan kenikmatan sebuah boneka peraga seksi.

Lalu apakah pria semacam itu mempunyai kelainan jiwa?

Seksolog Mintarsih Latief menilai bahwa seorang pria yang suka 'main' dengan boneka peraga seks tak mengidap kelainan jiwa, meski sudah masuk dalam tingkat kecanduan.

"Itu bukan kelainan, itu kan sama saja masturbasi tapi menggunakan alat, itu kan suatu wajar saja," kata Mintarsih saat berbincang kepada merdeka.com, Sabtu (23/8).

Mintarsih pun menduga, pria yang suka menggunakan boneka peraga seks karena tak mempunyai pasangan. Bahkan mungkin sang pria tak punya cara komunikasi yang baik untuk menyalurkan hasratnya pada seorang wanita.

"Mungkin karena pria itu tidak berhasil mendapat (pasangan) yang sesuai dengan keinginannya ya. Cuma masalah kemampuan berkomunikasinya saja, tidak dapat orang sesuai pilihannya lalu mencoba memilih menggunakan boneka," ujarnya.

Senada dengan Mintarsih, Seksolog Wimpie Pangkahila malah mengatakan bahwa boneka peraga seks adalah permainan hubungan biologis yang aman untuk dilakukan. Alasannya, dengan menggunakan boneka peraga seks, tak akan ada penyakit kelamin yang menular.

"Dari segi pemakaian, dari segi kesehatan itu lebih aman," kata dia kepada merdeka.com kemarin.

Menurut Wimpie lagi, penggunaan boneka peragaseks lebih dianjurkan ketimbang seorang pria 'jajan' sembarangan kepada pekerja seks komersial (PSK) yang tentunya lebih punya banyak risiko virus penyakit.

"Ya sama kan sebenernya, orang pakai boneka atau pakai PSK itu sama-sama nggak pakai perasaan. Tapi lebih aman jelas pakai boneka. Itu juga bukan kelainan kan?" tutupnya sembari tersenyum. [gib]

Topik berita Terkait:
  1. Boneka Seks
  2. Sex Toy
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini