Masjid Istiqlal Sediakan Shaf Khusus bagi Difabel saat Salat Idul Adha

Minggu, 11 Agustus 2019 04:02 Reporter : Merdeka
Masjid Istiqlal Sediakan Shaf Khusus bagi Difabel saat Salat Idul Adha Masjid Istiqlal sediakan shaf khusus difabel. ©Liputan6.com/Yopi

Merdeka.com - Pengurus Masjid Istiqlal pada momen Idul Adha tahun ini akan memberikan shaf khusus bagi penyandang difabel atau disabilitas saat melaksanakan salat. Bukan hanya itu, pengurus masjid juga menyediakan penerjemah bagi difabel yang terdiri dari dua orang. Masing-masing laki-laki dan perempuan.

"Jadi untuk pertama kalinya di Masjid Istiqlal Idul Adha kali ini kami menyediakan penerjemah dalam bahasa isyarat dan kami mengundang kurang lebih 300 sampai 500 penyandang disabilitas," kata Wakasi Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

Di samping itu, pihak pengelola masjid juga menyediakan beberapa fasilitas khusus lainnya. Seperti tempat wudhu dan juga lif atau tangga khusus.

"Kami sudah siapkan tangganya lif khusus di pintu Arrahmah. Ada tempat wudhu juga khusus untuk mereka. Ini sejarah nih untuk pertama kalainya," ungkap Abu.

Abu mengaku pihaknya memiliki pertimbangan tersendiri mengapa dihadirikan penerjemah bagi difabel. Menurutnya, selama ini kaum difabel yang tuna rungu tidak bisa mendengar apa isi atau pesan yang disampaikan dalam khutbah. Maka dengan adanya penerjemah, kata Abu, diharapkan mereka bisa menyerap pesan atau nasihat yang disampaikan khatib.

Penerjemah, lanjut Abu, nantinya akan di ditampilkan di dalam monitor di masjid. "Mudah-mudahan masjid-masjid lain di provinsi bisa mengikuti itu harapan kami," tutup Abu.

Jemaah Istiqlal Diimbau Naik Kendaraan Umum

Pelataran termasuk sebagai area parkir Masjid Istiqla kali ini sedang dalam tahap renovasi. Oleh karenanya, menurut Wakasi Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah dipastikan akan terjadi penyempitan area parkir bagi jamaah yang hendak sholat Idul Adha besok.

"Parkir yang depan Gereja Katedral itu ditutup gak bisa digunakan masyarakat. Yang ada hanya di pintu As Salam Jalan Juanda, di depan Gedung Pertamina. Itu (menampung) kendaraan ga sampe 200," kata Abu

Maka dari itu, lanjut Abu, para jamaah yang berniat menjalankan ibadah sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal diimbau untuk menggunakan kendaraan umum karena keterbatasan lahan parkir.

Kalaupun menggunakan kendaraan pribadi, kata Abu, diharapkan parkir di gedung-gedung di sekitar Istiqla. Untuk diketahui, pengurus Masjid Istiqla telah menyediakan lahan parkir di beberapa gedung sekitar masjid tersebut. Menurut Abu, penguris menyediakan parkir seperti di pelataran Gereja Katedral.

"Kami sudah koordinasi dengan Gedung Pertamina itu bisa di pakai (parkir), Kementrian Agama dekat Lapangan Banteng juga bisa, Hotel Borobudur, Lapangan Banteng dan sekitarnya, Kantor Pos, bahakan di Katedral sendiri masayarakat bisa gunakan lahan parkirnya," ungkap Abu.

Abu memperkirakan akan ada sekitar 150 ribu jamaah yang menjalankan ibadah sholat Idul Adha di Masjid Istiqla besok. Hal ini mengingat banyak masyarakat yang tidak melakukan mudik ke kampung halaman.

"Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan shaf di lantai utama dianjurkan untuk datang (lebih awal), kalau bisa shalat Subuh di Masjid Istiqlal. Kalau datang jam 6 itu pasti tempatnya di lantai dasar," katanya.

Daging Kurban di Istiqlal akan Dikemas dengan Besek

Wakasi Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah menyampaikan bahwa pada momen Idul Adha tahun ini Masjid Istiqlal akan menggunakan besk sebagai tempat daging kurban. Menurut Abu, hal itu sebagai pelaksana dari anjuran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Iya jadi kami ikut anjuran Bapak Gubernur DKI (untuk) menggunakan besek ya. kami sudah pesan sekitar 6000 (besek) dari Rajapolah, Tasikmalaya," ungkap Abu.

Saat ini, kata Abu, besek-besek tersebut masih dalam perjalanan. Kemungkinan diperkirakan tiba di Istiqlal seusai Magrib.

Abu juga menyampaikan, andaikata jumlah daging kurban yang diperoleh lebih banyak dibandingkan besek, maka pihaknya akan menggunakan plastik ramah lingkungan.

"Yang bahan bakunya terbuat dari bambu itu," ungkapnya.

Pada tahun ini pula, panitia kurban Masjid Istiqlal akan mengirimkan daging kurban langsung kepada masyarakat. Hal ini demi menghindari antrean yang amat panjang.

"InsyaAllah kami perkirakan sebelum Magrib hewan kurban itu sudah bisa di distribusikan. Jadi 5 tahun terakhir ini di Masjid Istiqlal sudah tidak lagi membagi kupon," tutup Abu.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Idul Adha
  2. Masjid Istiqlal
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini