Mantan Kades di Lahat Korupsi Dana Desa Buat Bayar Utang Pilkades

Jumat, 24 Januari 2020 16:49 Reporter : Irwanto
Mantan Kades di Lahat Korupsi Dana Desa Buat Bayar Utang Pilkades Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan Kota Agung, Lahat, Sumatera Selatan dilimpahkan polisi ke kejaksaan dalam kasus korupsi dana desa. Ironisnya, pelaku menggunakan uang itu untuk membayar utang pencalonannya pada Pilkades lalu.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah mengungkapkan, berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap dan diserahkan ke kejaksaan untuk disidangkan. Kerugian negara akibat perbuatan tersangka sebesar Rp500 juta.

"Tersangka sudah kita serahkan ke Kejaksaan. Dia adalah Kades Gedung Agung periode 2013-2018," ungkap Irwansyah, Jumat (24/1).

Dijelaskan, kasus ini terungkap dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas penggunaan dana desa 2017. Di tahun itu, desa yang dipimpin tersangka mendapat kucuran dana desa secara sebesar Rp700 juta dengan program pembangunan jalan setapak, jembatan dan pembatas jembatan dengan irigasi.

Ternyata, pembangunan infrastruktur itu hanya menghabiskan anggaran Rp200 juta. Hal ini pun diamini Inspektorat pemerintah setempat yang melakukan pemeriksaan. Akhirnya, polisi turun tangan karena sudah masuk ranah pidana.

"Agustus tahun lalu kami tingkatkan ke penyidikan atau penetapan tersangka," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku menggunakan dana desa sebesar Rp500 juta untuk membayar utang saat pencalonannya menjadi kades. Sebagian lain dipakai untuk kepentingan pribadi dan berfoya-foya.

"Modus yang digunakan tersangka dengan mengerjakan proyek tak sesuai RAB, hanya sedikit yang dipakai," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Dana Desa
  3. Korupsi Dana Desa
  4. Lahat
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini