Satu dari dua pelaku pencuri sepeda motor kelompok Rangkas Bitung, berhasil ditangkap polisi setelah ditembak di bagian kaki kanannya. Sementara satu pelaku lainnya, yang juga DPO Polres Lebak, berhasil kabur dengan menceburkan diri ke Kali Cisadane.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander menerangkan, masih memburu pelaku DPO atas nama Azis, yang pada saat pengejaran menceburkan dirinya ke kali Cisadane, Jumat (22/12).
"Pelaku Junaedi alias Nedi kami berhasil kami amankan setelah dilakukan tindakan tegas terukur berupa tembakan pada kaki kanan, karena menyerempet motor petugas yang melakukan pengejaran," katanya, Sabtu (23/12), dini hari.
Pengungkapan kasus pencurian itu, lanjut Alex, setelah timnya mendapat informasi akan adanya aksi pencurian ranmor di seputaran wilayah Serpong. Berbekal informasi tersebut, kemudian tim melakukan observasi dan mendapatkan dua orang yang dicurigai sedang mengambil motor dengan paksa di halaman Hotel Melati Mas Serpong.
"Kami berusaha menangkap, tetapi bersama dengan motor curian itu kedua pelaku kabur dan berakhir dengan tindakan tegas terukur yang kami berikan kepada dua pelaku tersebut," katanya.
Tepat di Jembatan Cisauk Serpong, lanjut Alex, tersangka Nedi terjatuh dari sepeda motor hasil curian dan dapat diamankan. Akan tetapi tersangka Aziz dapat melarikan diri dengan terjun dari Jembatan menuju daerah aliran Sungai Cisadane.
Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh, para tersangka merupakan kelompok spesialis pencuri kendaraan bermotor roda 2, yang dikenal dengan nama kelompok Rangkas Bitung.
"Pelaku yang kami amankan mengaku telah mencuri sepeda motor di wilayah hukum Polres Tangsel sebanyak 9 kali," katanya.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan dua unit sepeda motor B 3745 BUV dan F 2468 ES serta dua mata kunci kontak palsu.
Polisi cari pelaku di sejumlah saran kesehatan
Petugas mengintensifkan pencarian pelaku Azis yang kabur dengan menceburkan dirinya ke kali Cisadane. AKP Alexander mengatakan, Azis nekat kabur setelah rekannya Nedi yang mengendarai sepeda motor terjatuh, akibat terkena tembakan polisi.
"Dia kemudian lari ke arah aliran Kali Cisadane," ucap Alex.
Tersangka merupakan residivis yang telah masuk DPO dari Polres Lebak, Polda Banten. Pihaknya bakal mencari pelaku ke instalasi kesehatan karena kemungkinan pelaku terkena tembakan petugas.
"Kami akan menghubungi instalasi kesehatan terdekat, mengingat terdapat kemungkinan tersangka DPO terkena tembakan tegas petugas, ataupun luka karena melompat dari jembatan ke Kali Cisadane," ucapnya.
Dia mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan Polres Lebak, mengenai Azis yang sebelumnya merupakan DPO Polres Lebak.
"Ini masih kami dalami terus, saat ini kami mencari barang bukti sepeda motor hasil kejahatan kedua pelaku ini sebelum tertangkap," katanya.