Main di penampungan air PAM, bocah tewas tersedot pipa pembuangan
Merdeka.com - Nasib tragis dialami bocah berusia sembilan tahun bernama Resky Dihu. Siswa kelas 4 sekolah dasar ini tewas usai main di tempat penampungan air perusahaan air mineral (PAM) di Desa Didingga Kecamatan Biau Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (10/12).
Menurut Dandim 1304 Gorontalo Letkol inf. Dadang Marzuki, kejadian tragis berawal saat Reski Dihu mendatangi lokasi penampungan air bersih (BAK) untuk bermain sambil mandi sekira pukul 14.30 WITA. Korban yang melihat pipa paralon untuk lubang pembuangan air PAM kemudian menutupnya dengan tripleks.
"Hingga BAK tersebut penuh dan setelah penuh korban membuka kembali tripleks penutup akhirnya korban tersedot masuk ke dalam pipa pembuangan. Akibat dari kejadian tersebut korban meninggal," kata Letkol inf. Dadang Marzuki dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (10/12).
Warga yang melihat kejadian itu langsung mendatangi lokasi dan mengeluarkan korban dari dalam pipa dengan cara mengergaji pipa tersebut. Namun nyawa korban sudah tak tertolong.
"Kasus tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Tolinggula," kata Letkol inf. Dadang Marzuki.
Prokyek BAK air PAM tersebut sudah lama selesai. Namun belum diresmikan oleh pemerintah setempat.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya