Mahfud MD Minta Bharada E Dilindungi: Agar Selamat dari Penganiayaan atau Racun

Selasa, 9 Agustus 2022 22:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Mahfud MD Minta Bharada E Dilindungi: Agar Selamat dari Penganiayaan atau Racun Bharada E Usai Menjalani Pemeriksaaan Komnas HAM. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD meminta agar Polri memfasilitasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberi perlindungan kepada Bharada E. Tujuannya, agar Bharada E selamat dari penganiayaan atau diracun.

Hasil penyelidikan timsus terkait kematian Brigadir J menyatakan, tak ada tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Penembakan terhadap Brigadir J oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

"Saya juga sampaikan agar Polri memfasilitasi kepada LPSK untuk memberi perlindungan kepada Bharada (E) agar dia selamat dari penganiayaan, dari racun atau dari apapun," kata Mahfud saat jumpa pers, Selasa (9/8).

2 dari 3 halaman

Dia menyebut, keterangan Bharada E yang terbuka dibutuhkan sampai pengadilan. Maka, pendampingan terhadap Bharada E perlu dilakukan.

"Sehingga pendampingan LPSK itu supaya di atur sedemikian rupa agar nanti Bharada E sampai ke pengadilan dan bisa memberi kesaksian apa adanya," jelas Mahfud.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan Bharada E bisa bebas dari pidana karena hanya diperintah. Tetapi untuk pelaku utama sulit bebas dari jeratan hukum.

"Yang mungkin saja kalau dia menerima perintah itu dia bisa saja bebas tetapi pelaku dan instrukturnya rasanya dalam kasus ini tidak bisa bebas," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Sebelumya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap, hasil penyelidikan timses menyatakan bahwa tak ada tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Menurut dia, penembakan diskenariokan Ferdy Sambo.

"Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Sigit saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8).

Sigit mengatakan, Timsus menemukan fakta bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.

"Yang dilakukan RE atas perintah saudara FS," ujar dia.

Sigit mengatakan, pengajuan justice collaborator yang dilakukan Bharada E yang membuat hal ini menjadi terang benderang. Untuk membuat seolah telah terjadi tembak menembak, kata Kapolri, Irjen Ferdy Sambo melakukan penembakan dengan senjata milik J, berkali-kali.

"Terkesan telah terjadi tembak menembak. Terkait apakah FS menyuruh atau terlibat langsung, tim melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait," kata dia.

Oleh sebab itu, Tim telah menetapkan Bharada RE, RR, dan KM sebagai tersangka. Kemudian, "Timsus juga memutuskan menetapkan FS tersangka," tutupnya. [fik]

Baca juga:
Mahfud MD Soal Motif Ferdy Sambo Tembak Brigadir J: Hanya Boleh di Dengar Orang Dewas
Keluarga Brigadir J Minta Ferdy Sambo Jujur soal Motif Penembakan
Bharada E Tembak Brigadir J Pakai Senjata Brigadir R
Geledah Rumah Mertua Ferdy Sambo, Timsus Polri Sita Barang-Barang Ini
Brimob Bersenjata Lengkap di Rumah Irjen Ferdy Sambo Atas Permintaan Timsus Polri
Irjen Sambo Tersangka, Timsus Polri Geledah 3 Lokasi Terkait Pembunuhan Brigadir J
Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Ini Respons Kuasa Hukum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini