Mahasiswa di Pekanbaru bunuh diri usai bertengkar dengan bapaknya
Merdeka.com - DK, seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Pekanbaru, diduga bunuh diri dengan kondisi tewas tergantung. Leher pria 24 tahun itu terikat kain sarung pada kayu plafon dapur rumahnya di Jalan Tuah Karya Ujung, Perum Bumi Alam Permai, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.
Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan memeriksa sejumlah saksi pasca kejadian itu. Dugaan sementara, korban bunuh diri karena bertengkar dengan bapaknya.
"Dari hasil penyelidikan sementara korban diduga tewas karena bunuh diri," ujar Edy kepada merdeka.com, Rabu (1/8).
Edy menyebutkan, korban diketahui melakukan bunuh diri pada Selasa (31/7) siang. Dari keterangan dari saksi–kakak sepupu korban, pagi itu sang kakak masuk ke dalam rumah untuk mencari korban.
"Tujuannya menasehati adik sepupunya itu, karena sehari sebelumnya DK bertengkar dengan bapaknya," kata Edy.
Setelah sampai ke dalam rumah, saksi melihat ke tempat korban biasa tidur tetapi saat itu tidak ada. Lalu saksi melihat ke arah dapur dan melihat korban sudah tergantung dengan leher terlilit kain sarung dan diikatkan di kayu plafon dapur.
"Korban meninggal beberapa jam sebelum ditemukan saksi, saat ini jenazahnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga," jelas Edy.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya