Luapan Sungai Karang Mumus Sebabkan Ratusan Rumah di Samarinda Kebanjiran

Senin, 30 November 2020 18:52 Reporter : Saud Rosadi
Luapan Sungai Karang Mumus Sebabkan Ratusan Rumah di Samarinda Kebanjiran Ilustrasi Banjir. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sungai Karang Mumus di Samarinda, Kalimantan Timur, meluap. Imbasnya tidak kurang 500 rumah warga terendam banjir dengan kedalaman hampir 1 meter. Ditengarai luapan sungai akibat tingginya permukaan air bendung Benanga di Lempake, Samarinda Utara, imbas hujan deras pada Jumat (27/11).

Banjir mulai merendam Minggu (29/11) kemarin, di Perumahan Perumnas Bengkuring, kelurahan Sempaja Timur, Samarinda Utara. Sedikitnya 506 di 11 RT terendam banjir di perumahan itu.

Berikutnya, banjir juga merendam 136 rumah warga di 3 RT kelurahan Gunung Lingai, kecamatan Sungai Pinang. Sehingga, sementara ini, ada 636 rumah yang terendam, yang sebagian besar berada di sekitar bantaran sungai.

"Dari pendataan relawan, ketinggian air bervariasi 20-70 cm. Kami terus memantau ketinggian air," kata Koordinator Relawan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto kepada merdeka.com, Senin (30/11).

Joko pun menyampaikan sejumlah keperluan yang diperlukan korban banjir. "Seperti konsumsi makanan, obat-obatan, dan kebutuhan anak seperti pampers," ujar Joko.

Ditemui di kantornya, petugas pengamat air Unit Pengelola Bendung (UPB) BWS Kalimantan III Dirjen SDA Kementerian PUPR, Suheri menerangkan, tinggi muka air (TMA) dini hari ini sempat menyentuh 83 cm.

"Level TMA bendung Benanga adalah waspada, karena di atas 50 cm. Kenaikan TMA cukup cepat, rata-rata 7 cm per jam. Kami terus pantau tiap jam," kata Suheri.

Diduga ketinggian TMA begitu cepat akibat masifnya pembukaan lahan di hulu bendung, sehingga air melimpah ke bendung Benanga. Sebab saat ini air bendung berwarna lumpur keruh. "Pasti ada (penyumbang air yang membuat TMA cepat naik). Semisal eks tambang," demikian Suheri. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini