Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ledakan di Perumahan Wates Mojokerto akibat kebocoran gas elpiji

Ledakan di Perumahan Wates Mojokerto akibat kebocoran gas elpiji Lokasi ledakan di Mojokerto. ©2017 Merdeka.com/Budi Widayat

Merdeka.com - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di sebuah rumah, jalan Rajekwesi I, Wates Kota Mojokerto, Jatim, Senin (11/11). Dari analisa sementara polisi, ledakan terjadi karena kebocoran gas elpiji yang tersulut arus pendek listrik.

Pemeriksaan difokuskan Tim Labfor Polda Jatim, di ruang dapur rumah Agus Tampubolon yang meledak pada Sabtu (09/11) kemarin. Pemeriksaan berlangsung sekitar 1,5 jam, mulai pukul 12.00-13.30 WIB. Diduga kuat sumber ledakan di ruang dapur, karena ruangan ini mengalami kerusakan paling parah.

Disimpulkan, sebelum ledakan, terjadi kebocoran tabung gas elpiji 12 kilogram akibat regulator rusak. Kebocoran gas tersebut dipicu arus pendek otomatis pompa air yang berjarak sekitar 1,5 meter, saat anak korban akan mandi, sehingga meledak.

Kasubdit Kimia Biologi Forensik Puslabfor Polda Jatim Kompol Handi Purwanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan mengarah pada kebocoran gas elpiji.

"Melihat kondisi kerusakan rumah, pusat ledakan di dapur karena kerusakan yang parah. Indikasinya dari regulator yang bocor, regulatornya rusak. Ini baru indikasi awal," kata Kompol Handi Purwanto, Senin (11/11).

Saat kebocoran gas menyebar ke seluruh ruangan dapur, anak korban menyalakan pompa air. Arus listrik pada otomatis pompa air, menulut gas kemudian meledak.

"Sudah kami coba, kami tancapkan ke tabungnya, kami periksa pakai air sabun, ada kebocoran. Saat kejadian, anak korban mandi menyalakan pompa air," jelas Handi.

Polisi mengamankan barang bukti berupa regulator dan selang elpiji yang diduga menjadi penyebab kebocoran.

"Tabungnya tidak mengalami kebocoran, tapi regulatornya yang rusak. Regulator dan selang kita amankan sebagai barang bukti," tambah Kompol Handi.

Sementara, Polres Mojokerto masih mendalami kasus ini untuk mengetahui kemungkinan adanya kelalaian dari pemilik rumah. Ini dilakukan karena ledakan juga mengakibatkan kerusakan rumah warga yang lainnya.

"Kami masih masih melakukan pendalaman, butuh keterangan saksi terkait kejadian ini apakah ada kemungkinan unsur kelalaian," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Suhariyono.

Sebelumnya, ledakan terjadi terjadi di rumah milik Agus Tampubolon (50), Jalan Rajekwesi I, Kelurahan Wates, Kota Mojokerto. Akibat ledakan tersebut, atap rumah di bagian dapur serta perabot di dalamnya porak poranda.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP