Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lapas Pekanbaru diberondong tembakan, polisi ketahui senjata dipakai pelaku

Lapas Pekanbaru diberondong tembakan, polisi ketahui senjata dipakai pelaku Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Penembakan terjadi di area Lapas Klas IIA Gobah, Pekanbaru, Riau pada Minggu dini hari kemarin. Polisi mengaku telah mengetahui identitas dari pelaku.

"Yang jelas kita sudah punya gambaran siapa yang melakukan ini. Kami melakukan perburuan terhadap terduga pelakunya," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/7).

Iqbal menyebut, motif penembakan tersebut diduga lantaran ketidakpuasan penghuni lapas. Meski begitu, pihaknya menyelidiki keterkaitan insiden tersebut dengan adanya upaya penyelundupan narkotika jenis sabu.

"Ya kita lihat nanti (keterkaitan narkoba). Karena motif itu selalu datang belakangan. Ketika pengungkapan sudah kita lakukan," jelas dia.

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengumpulkan sejumlah bukti dari peristiwa tersebut. Sejauh ini, penyidik yakin dapat segera mengungkap kasus itu dengan cepat.

"Kita paham betul (pelaku) menggunakan senjata api apa, kaliber berapa, dari jarak apa. Kita sudah paham. Ya kita akan berusaha keras untuk mengungkap ini," Iqbal menandaskan.

Total terdapat lima kali tembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal ke Lapas Pekanbaru. Tembakan itu menyasar ke pintu bagian pelayanan. Akibat tembakan tersebut, sejumlah kaca di gedung lapas rusak dan tembus ke dalam gedung.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, dua selongsong peluru, satu proyektil, dan setengah proyektil dalam keadaan pecah.

Insiden penembakan tersebut terjadi dua kali. Pertama, terjadi pada pukul 03.30 WIB, kedua pada pukul 04.00 WIB atau berselang setengah jam kemudian.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP