Kubu Jokowi Susun Strategi Kampanye Terbuka di Jabar
Merdeka.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Jawa Barat merumuskan kriteria tempat dan wilayah untuk kampanye terbuka. Sejauh ini, sudah ada lima daerah yang dinilai strategis yang bisa menambah elektoral pasangan nomor urut 01 tersebut.
Sekretaris TKD Jabar, Abdy Yuhana menyatakan bahwa tempat untuk acara kampanye terbuka harus mudah diakses. Selain itu, secara kuantitatif penduduk dan basis pendukung banyak.
"Kami sedang membahas acara rapat umum, kampanye terbuka. Menyusun strategi, di mana titik yang cocok untuk Pak Jokowi dan Pak Maruf hadir," katanya saat ditemui usai rapat Koordinasi TKD Jabar di Jalan Halimun, Kota Bandung, Kamis (28/2).
Selain itu, persiapan pun dilakukan menyangkut sejumlah strategi untuk mengamankan kemenangan bagi pasangan nomor urut 01 tersebut. Di antaranya membuat satuan tugas (satgas) khusus untuk mengatasi hoaks yang menyerang Jokowi.
Pembentukan tim yang dipimpin bagian advokasi ini khusus dibentuk jelang masa pencoblosan yang dinilai peredaran berita palsu makin marak. Tak hanya di dunia maya, penyebarannya pun sudah meluas dari pintu ke pintu.
Hasil deteksi yang sudah dilakukan, berita bohong yang menyerang Joko Widodo paling banyak di Priangan barat, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis dan Bogor. Abdy tak menampik bahwa hal tersebut berpengaruh pada elektoral Joko Widodo.
"Ya harus diakui, pemberitaan dan informasi yang salah yang menyerang Pak Jokowi berpengaruh pada elektabilitas. Padahal kampanye itu kan harusnya berisi visi misi dan program. Makanya kami putuskan membuat tim satgas khusus," ucapnya.
Terpisah, Budi Hermansyah selaku Direktur Kampanye TKD Jabar menjelaskan bahwa terkait tempat untuk kampanye terbuka, sudah ada lima wilayah yang menjadi incaran. Wilayah tersebut adalah Cirebon, Bandung raya, Tasikmalaya, Bogor dan Subang.
Semua acara tersebut akan digelar di atas tanggal 17 maret 2019. Isi acaranya membicarakan seputar bicara keberhasilan Jokowi dan alasan mengapa harus melanjutkan dua periode.
"Ada visi misi juga, ada hiburan juga. Banyak lah, Via Valen mungkin hadir, ada influencer, YouTuber," katanya.
"Intinya kami memilih yang potensi pemilihnya banyak. Memang ada skala prioritas, seperti Bogor, Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi kan 9 juta pemilih. Itu harus dicari mana yang paling strategis. Yang jelas Jokowi dan Pak Maruf hadir. Itu komitmen TKN dan TKD," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya