Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kuasa Hukum Rizieq Minta Hakim Percepat Sidang Vonis Cegah Kerusuhan Massa

Kuasa Hukum Rizieq Minta Hakim Percepat Sidang Vonis Cegah Kerusuhan Massa Sidang Pledoi Rizieq Syihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Kuasa Hukum Habib Rizieq Syihab meminta majelis hakim agar mempercepat pembacaan vonis perkara hasil tes swab Rumah Sakit (RS) Ummi terhadap tiga terdakwa Rizieq Syihab, menantunya Hanif Alatas dan Dirut RS Ummi, Andi Tatat.

Pertimbangan tersebut, dilayangkan salah satu kuasa hukum Sugito Atmo Prawiro guna mencegah terjadinya kericuhan antara para simpatisan dengan aparat kepolisian. Hal tersebut menyusul kedatangan para simpatisan ke area gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis(24/6).

"Pertama untuk pertimbangan waktu. Kedua bahwa kalau itu bisa berjalan lebih cepat massa di luar cukup banyak, khawatir kalau terlalu lama nanti akan memunculkan hal tidak diinginkan," kata Sugito saat sidang.

Menanggapi permintaan tim kuasa hukum Rizieq, Hakim Ketua Khadwanto sempat bermusyawarah dan akhirnya menolak permintaan tersebut.

"Majelis Hakim sudah melakukan musyawarah, jadi (pembacaan vonis) dilaksanakan satu per satu. Untuk mempercepat seperti biasa dakwaan, isi keterangan saksi, keterangan terdakwa tidak kami bacakan," ujar Khadwanto.

Sehingga, Khadwanto mengatakan para terdakwa bakal dihadirkan di ruang sidang untuk pembacaan vonis secara bergiliran dan terpisah, diawali pembacaan vonis terhadap Rizieq Syihab.

Sedangkan untuk kondisi di sekitar PN Jakarta Timur aparat gabungan TNI - Polri pun telah memutuskan menutup akses jalan mulai dari fly over I Gusti Ngurah Rai menuju jalan Dr. Sumarno hingga jalan ke arah Pulo Gebang.

Penutupan jalan tersebut sebagai langkah antisipasi kedatangan masa simpatisan Habib Rizieq yang hendak datang langsung ke arena persidangan di PN Jakarta Timur.

Sebelum diberlakukan penutupan, petugas juga telah mengamankan puluhan simpatisan masa yang melintas memakai mobil dengan plat nomor kendaraan luar Jakarta. Mereka digelandang petugas ke gedung Balai Lelang Tribik, samping pengadilan.

Para simpatisan yang diamankan rencanya akan dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan tes swab Covid-19 secara acak sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

"Rencananya semuanya akan dibawa ke Polda nanti," ujar salah satu petugas yang ditemui saat mengamankan simpatisan.

Sementara itu untuk pengamanan sendiri personil polisi pun telah menyiapkan sejumlah kendaraan taktis, mulai dari baracuda, mobil watercanon, sampai mobil raisa (pengurai masa) di depan pintu masuk PN Jakarta Timur.

Selain itu juga terlihat para polisi yang menerapkan penyekatan-penyekatan di sejumlah jalan menuju pengadilan, seperyi di jalan sebelum fly over Pondok Kopi, di persimpangan jalan Dr Sumarmo, dan fly over Pulo Gebang baik di segala arah.

Sebelumnya, guna memastikan persidangan berjalan dengan lancar. Personel gabungan dari TNI bersama Polri turut disiagakan guna menjaga keamanan serta menjaga arus lalu lintas di sekitar pengadilan.

"Saya baru tau jumlahnya (personel yang disiagakan) saja. Tapi kan ini belum belum tau. Pengamanannya sama dengan kemarin lah," ucap Yusri saat dikonfirmasi Rabu (23/6).

Adapun jumlah personel gabungan yang disiagakan yakni berjumlah lebih dari 2.800 anggota. Jumlah tersebut, termasuk unsur baik dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

"Jumlah personelnya 2801 personel gabungan TNI-Polri semuanya," sebutnya. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP