Kronologi Penangkapan Pembunuh Wanita Hamil di Palembang, Pelaku Ditembak Usai Sempat Kabur Saat Disergap

Polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV saat transaksi di meja resepsionis penginapan bersama korban.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Kronologi Penangkapan Pembunuh Wanita Hamil di Palembang, Pelaku Ditembak Usai Sempat Kabur Saat Disergap
Kronologi Penangkapan Pembunuh Wanita Hamil di Palembang, Pelaku Ditembak Usai Sempat Kabur Saat Disergap (Merdeka.com)

Pelarian FB (22) akhirnya berakhir setelah polisi meringkusnya. Dia merupakan pelaku pembunuhan wanita hamil, AN (22), usai check in di kamar penginapan di Palembang.

Penangkapan dilakukan berdasarkan penyelidikan mendalam oleh petugas Jatanras Polda Sumatera Selatan dan Satreskrim Polrestabes Palembang. Polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV saat transaksi di meja resepsionis penginapan bersama korban.

Setelah teridentifikasi, petugas mengetahui keberadaan korban di kampungnya di Desa Sidomulyo, Muara Padang, Banyuasin, Sumsel. Penyergapan pun dilakukan hingga penangkapan, Rabu (15/10) malam.

"Tersangka berusaha kabur saat ditangkap sehingga petugas menembak kaki kirinya," kata Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, Kamis (16/10).

Kronologi Penangkapan

Dari rekaman CCTV pula, tersangka datang ke penginapan menggunakan jasa ojek online. Sementara korban mengendarai sepeda motor seorang diri.

Sepeda motor korban yang dimaksud adalah jenis Honda Beat warna hitam nomor polisi BG 2486 AI. Motor itu sebelumnya digunakan suami korban untuk bekerja dan belakangan dipakai korban bekerja sebagai pengantar pesanan makanan online setelah mengantar suami kerja.

"Motor korban dijadikan barang bukti, sedangkan ponsel miliknya dibuang tersangka ke sungai untuk menghilangkan jejak," kata Johannes.

Johannes menyebut tersangka berdalih kesal dengan korban karena enggan berhubungan badan untuk kedua kali sesuai kesepakatan. Sebelumnya mereka mengobrol di media sosial dan korban memasang tarif Rp300 ribu untuk dua kali berhubungan badan.

Tersangka marah ketika disuruh keluar kamar. Dia lantas menyempal mulut korban dengan manset dan mencekik lehernya.

Kemudian tersangka mengikat kedua tangan korban dengan jilbab pink milik korban. Dia menutupi mayat korban dengan selimut lalu membawa kabur HP dan motor korban.

"Tersangka mengunci kamar dari luar dan melarikan diri," kata Johannes.

Rekomendasi