Kronologi dua sejoli di Cikupa diarak warga dan dipaksa mengaku berbuat asusila

Selasa, 14 November 2017 17:58 Reporter : Sania Mashabi
Ilustrasi Pasangan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Publik dihebohkan video dua sejoli yakni R dan M di Cikupa, Tangerang, diarak warga dengan kondisi setengah telanjang. Polisi memastikan, keduanya tidak melakukan hubungan asusila saat digerebek warga di kontrakan mereka. Polisi menangkap enam orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi tersebut, termasuk ketua RT setempat.

Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif menceritakan kronologi aksi main hakim sendiri yang menimpa R dan M di Jalan Peusar, Kampung Kadu, RT 07/03 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, hari Jumat (10/11).

Awalnya, M meminta kekasihnya R membelikan dan mengantarkan makanan ke kontrakannya. Sekitar pukul 22.00 WIB, R datang dengan membawa makanan. Dia masuk ke kontrakan kekasihnya itu. Tiba-tiba pintu kontrakannya digedor Ketua RT.

"Ketua RT berinisial G menggedor pintu ini, kebetulan pintu ini tidak tertutup rapat dan langsung dipaksa mengaku berbuat mesum," kata Sabilul, di lokasi kontrakan Korban, Selasa (14/11).

Setelah digerebek warga, sang lelaki yakni R juga dipaksa mengakui perbuatan mesum yang dilakukannya. R juga sempat dipukuli. Selanjutnya, R dan M diarak warga. Mereka dipaksa mengaku perbuatan asusila, ditempeleng dan dipukuli

"Di tengah perjalanan itu dia dipaksa untuk mengaku telah berbuat mesum," ungkapnya.

Sabilul melanjutkan, warga sempat menarik dan memaksa sang gadis yakni M melepaskan bajunya. Sang kekasih, R mencoba melindungi M yang tak berdaya dipersekusi warga.

"Bahkan yang menyedihkan adalah dari salah satu ini membuka baju perempuan ini. dan dilindungi olah laki-laki nya yang sudah tidak menggunakan baju sama sekali," ujarnya.

Mereka diarak ke rumah ketua RW. Setelah itu dilakukan interogasi. Lalu mereka dikembalikan lagi ke kontrakannya.

Korban yang diperiksa di Mapolresta Tangerang membantah melakukan tindakan asusila seperti yang dituduhkan warga.

"Tidak (asusila), dan pada saat digerebek mereka juga menggunakan pakaian lengkap," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Wiwin Setiawan. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.