KPK buru anggota DPR selain Akom & Miryam yang terima uang e-KTP

Jumat, 21 Juli 2017 21:01 Reporter : Yunita Amalia
KPK buru anggota DPR selain Akom & Miryam yang terima uang e-KTP Sidang vonis Irman dan Sugiharto. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menyikapi secara resmi pertimbangan majelis hakim dalam vonis dua terdakwa korupsi proyek e-KTP, Irman dan Sugiharto. Dari sejumlah nama anggota DPR yang tercantum dalam surat tuntutan jaksa penuntut umum, hanya ada tiga nama anggota DPR yang menjadi pertimbangan majelis hakim adanya pemberian uang.

"Sebenarnya sikap resmi KPK belum bisa kami sampaikan karena petikan dari putusan itu belum kita dapatkan," ujar wakil ketua KPK, Laode M Syarif di gedung KPK, Jumat (21/7).

KPK tidak menutup kemungkinan untuk membuktikan adanya anggota DPR lain yang menerima uang bancakan proyek e-KTP meski nama-nama mereka tidak tercantum di putusan majelis hakim. Apalagi, KPK berpedoman majelis hakim meyakini masih ada pihak lain selain tiga anggota DPR yang turut menikmati uang tersebut. Hanya saja disebutkan dengan penggunaan kata 'pihak-pihak'.

"Khusus karena ada disebut nama, ada yang tidak disebut tapi di sana (putusan majelis hakim) disebut pihak-pihak lain. Ya pihak-pihak lain tugas KPK untuk menjelaskan," tandasnya.

Diketahui, dari vonis majelis hakim nama Ade Komarudin, Miryam S Haryani, dan Markus Nari dinilai terbukti menerima uang dari proyek senilai Rp 5,9 Triliun.

Ade Komarudin menerima USD 100.000 yang diserahkan oleh Drajat Wisnu Setyawan, ketua panitia pengadaan barang dan jasa di rumah dinas Akom di perumahan DPR, Kalibata. Hanya saja, keduanya membantah adanya pemberian dan penerimaan uang.

Sedangkan Miryam S Haryani disebutkan menerima USD 1.200.000 dan diserahkan ke rumahnya dan diterima langsung oleh ibu politisi Hanura tersebut. Disinyalir uang yang diterima Miryam akan didistribusikan ke anggota komisi II DPR.

Terakhir, Markus Nari yang menerima USD 400.000. Uang tersebut diserahkan secara langsung oleh Sugiharto. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini