KPAI sebut DM jual keperawanan anak jalanan Rp 5 juta ke WNA
Merdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut DM (17) menjual keperawanan anak jalanan seharga Rp 5 juta. Keperawanan tersebut ditawarkan kepada Warga Negara Asing (WNA) untuk memenuhi nafsu mereka.
"Kalau korban pernah ditawar Rp 5 juta mau keperawanan diambil. Kan ini kalau dari pengakuan korban, bukan hanya Jepang ada bule juga, yang baru ditangkap baru WN Jepang," kata Komisioner Bidang Sosial dan Anak dalam Situasi Darurat KPAI, Susianah Affandy di Polres Jakarta Selatan, Rabu (3/1).
Ketika telah disepakati harganya, dia menambahkan, maka DM akan mengajak korban untuk bertemu dengan WNA itu. Usai transaksi tersebut, korban tidak mendapatkan uang secara utuh, sebab bagian terbesar didapatkan oleh DM.
"Pelaku memberikan uang sebesar Rp 1,4 juta, sementara yang diberikan kepada korban sebesar Rp 200 ribu, selebihnya diambil oleh D," jelasnya.
Alasan anak-anak jalanan ini mau menjadi tempat untuk tempat pelampiasan nafsu birahi para WNA karena mereka membutuhkan uang. "Karena mereka butuh uang itu untuk jajan untuk nonton bioskop, internet dan beli pakaian baru," tutup Susianah.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya