Korban penipuan umrah Hannien Tour Solo kebanyakan pegawai pemerintah

Jumat, 13 Oktober 2017 01:01 Reporter : Arie Sunaryo
Korban travel umrah. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kasus penipuan yang dilakukan oleh biro perjalanan umrah, Hannien Tour Solo terus bergulir. Hingga saat ini sedikitnya sudah 20 korban yang melapor. Berdasarkan pendalaman yang dilakukan Satreskrim Polresta Surakarta, korban rata-rata dari kalangan pegawai pemerintahan.

"Setelah kita lakukan pendalaman, ada fakta baru yang muncul. Dari pemeriksaan kami, kebanyakan korban Hannien Tour ternyata dari kalangan pemerintahan," ujar Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi, Kamis (12/10).

Kasatreskrim menerangkan, dari 20 pelapor tersebut sudah dilakukan pendalaman. Hanya saja, pendalaman kasus tersebut terhambat banyaknya korban yang berdomisili di luar Kota Solo.

"Selama ini kami sudah mendalami 20 laporan dari korban. Kalau sudah ada bukti yang cukup, kami akan bergerak membidik pengelola Hannien Tour. Mereka dapat langsung dijerat hukum," tegas Kasatreskrim. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Penipuan Umrah
  2. Surakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.