Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban melapor, Polres Samarinda bentuk tim khusus usut Abu Tours

Korban melapor, Polres Samarinda bentuk tim khusus usut Abu Tours Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Polresta Samarinda membentuk tim khusus menangani calon jemaah Abu Tours, yang gagal berangkat ke tanah suci. Sejauh ini, tidak kurang 5 orang telah dimintai keterangan penyidik.

Sementara kantor Abu Tours Cabang Samarinda yang menempati ruko Jalan Ahmad Yani bernomor A10, masih tutup. Pegawai setempat, hanya menempelkan secarik kertas perihal penutupan operasional.

"Saya keluarkan surat perintah untuk menyelidiki kasus itu. Kami, kepolisian, lakukan upaya jemput bola kepada mereka (calon jemaah Abu Tours)," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, ditemui merdeka.com di kantornya, Rabu (21/2).

Vendra menerangkan, ada sekitar 5 orang calon jemaah, dimintai keterangan. Tidak menutup kemungkinan, jumlahnya akan terus bertambah, dalam beberapa hari mendatang. "Mereka (tim khusus) akan memanggil (manajemen Abu Tours). Mungkin juga akan ke Makassar, karena di sana kantor pusat. Yang kantor di sini kan tidak bisa dihubungi ya," ujar Vendra.

Meski begitu, Vendra memastikan, kepolisian telah mengantongi nama pegawai yang bertanggungjawab terkait operasional Abu Tours cabang Samarinda. "Orang-orangnya sudah kita ketahui," sebutnya.

Ditanya lebih jauh apakah akan membentuk posko pengaduan korban Abu Tours, Vendra belum bisa memastikan. "Soal posko, kita lihat dulu, sejauh mana hasil dari surat perintah itu. Yang jelas dalam tim ada belasan orang, dari Reskrim," terang Vendra.

Sementara, Kanit Ekonomi Khusus Satreskrim Polresta Samarinda AKP Nono Rusmana juga menjelaskan, sejauh ini, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, sebagai bahan awal penyelidikan. "Ada kwitansi bayar, brosur umrah dan haji, dan buku peraturan-peraturan dari Abu Tours," kata Nono.

Diketahui, Senin (12/2) siang lalu, calon jemaah silih berganti mendatangi kantor Abu Tours di Samarinda. Mereka umumnya meminta pengembalian dana yang mereka setor. Sementara, kantor itu sejatinya sudah tidak beroperasi lagi.

Dari penjelasan Puspa, karyawati Abu Tours setempat, mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran keuangan dikelola kantor pusat di Makassar. Abu Tours Samarinda sendiri, mengelola sekitar 1.700 calon jemaah Umrah dengan setoran Rp 16 juta-Rp 20 juta.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP