Kontroversi Diego Michiels di tengah minim prestasi
Merdeka.com - Pesepakbola Pusamania Borneo, Diego Michiels, menjalani pemeriksaan di Mapolsek Mampang, Jakarta Selatan. Ia diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pengunjung restoran berinisial DJS.
Kejadian itu terjadi pada tanggal 21 Mei 2017 sekira pukul 03.30 WIB di sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Diego sendiri menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasusnya itu selama 1,5 jam.
Kanit Reskrim Polsek Mampang, Iptu A Fajrul Choir mengatakan, mantan pemain timnas Indonesia itu menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Mampang, Jakarta Selatan, sekira 1,5 jam. Diego dicecar sebanyak 26 pertanyaan oleh penyidik terkait kasus penganiayaan dilakukannya tersebut.
"Tadi ada 26 pertanyaan," kata Fajrul Choir saat dihubungi, Jakarta, Senin (7/8).
Atas perbuatannya itu, mantan pemain timnas Indonesia itu dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama dua tahun penjara. "Pasal 351 KUHP," tandasnya.
Pemain naturalisasi ini bukan kali ini berurusan dengan polisi. Diego pernah tersandung kasus yang serupa pada bulan November, tahun 2012. Saat itu, dirinya melakukan pengeroyokan terhadap pria bernama Mef Paripurna.
Penganiayaan terhadap mahasiswa asal Bogor itu terjadi di Domain Bar & Club, Gedung Senayan City, Kamis 8 November 2012. Akibat aksi penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka. Aksi pemukulan itu terekam CCTV. Diego yang kini telah menjadi mualaf kemudian diamankan Hotel Jusenny, Jakarta Selatan.
Dua tahun setelah penganiayaan yang dilakukan Diego pada Mef Paripurna, pria yang doyan berganti model rambut itu kembali dipolisikan. Diego menghajar seorang petugas keamanan di perumahan tempat tinggalnya.
Ceritanya, beberapa waktu lalu Diego kehilangan laptop. Dia kemudian menanyakan kepada petugas keamanan bernama Hendra Wahyudi. Saat itulah tiba-tiba, Diego menendang dan melempar garpu ke arah korban.
"Klien kami sudah divisum. Kami tidak terima atas kejadian tersebut. Oleh sebab itu, kami ambil langkah hukum. Kami persilakan jika pihak Diego ingin melapor balik kepada polisi," ujar kuasa hukum Hendra Wahyudi, M Yasir.
Padahal sejak menjadi pemain naturalisasi, ia sudah malang melintang di per sepakbolaan Tanah Air dengan beberapa kali dia bergabung dengan sejumlah klub. Meski jarang sekali terdengar menorehkan prestasi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya