Kontroversi Bupati Pati Sudewo, Naikkan Pajak 250% Tantang Warga Berakhir Persilakan Demo 50.000 Massa

Bahkan pernyataan itu memicu kericuhan saat Satpol PP merebut donasi yang dikumpulkan aliansi masyarakat Pati Bersatu.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Kontroversi Bupati Pati Sudewo, Naikkan Pajak 250% Tantang Warga Berakhir Persilakan Demo 50.000 Massa
Kontroversi Bupati Pati Sudewo, Naikkan Pajak 250% Tantang Warga Berakhir Persilakan Demo 50.000 Massa (Merdeka.com)

Bupati Pati, Sudewo meminta maaf terkait tidak takutnya bila ada 50 ribuan demo massa datang menolak kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen. Bahkan pernyataan itu memicu kericuhan saat Satpol PP merebut donasi yang dikumpulkan aliansi masyarakat Pati Bersatu untuk demo menolak kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen.

"Saya tidak menantang rakyat. Sama sekali tidak ada maksud menantang rakyat. Mosok rakyat saya tantang. Saya hanya menyampaikan supaya demo tersebut berjalan lancar dan betul-betul menyampaikan aspirasi bukan karena ditumpangi pihak tertentu," kata Sudewo.

Sedangkan pihaknya tidak bermaksud melakukan perampasan terhadap barang tersebut saat kejadian kericuhan pada Selasa (5/8) kemarin.

"Kami tidak bermaksud untuk melakukan perampasan terhadap barang tersebut. Sama sekali tidak bermaksud melakukan perampasan," ungkapnya.

Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo Humas Pemkab Pati

Minta Maaf

Dia Hanya ingin memindahkan supaya tidak mengganggu kirab boyongan hari jadi Kabupaten Pati dan acara 17 Agustus.

"Kami tidak melarang dan tidak menghalangi penggalangan dana," ujarnya.

Ketiga, terkait kebijakan akan menaikan pajak PBB 250 persen. Semua tidak dilakukan yang di bawah 100 persen, 50 persen, jauh lebih banyak.

"Itu bukan semuanya. Tidak semuanya 250 persen. Yang di bawah 100 persen, 50 persen, jauh lebih banyak. Kalau ada pihak yang meminta 250 persen diturunkan akan kami tinjau kembali," jelasnya.

Awal pemerintahan kepimpinannya itu tentu masih banyak kekurangan ilmu yang harus berguru, maka saya akan mengedarkan suara semua masukan dari pihak manapun untuk pembenahan Kabupaten Pati.

"Saya mohon maaf di awal pemerintahan saya ini banyak kekurangan. Saya masih banyak kekurangan ilmu yang harus berguru, maka saya akan mengedarkan suara semua masukan dari pihak manapun untuk pembenahan Kabupaten Pati. Saya mohon maaf di awal pemerintahan saya ini banyak kekurangan," jelasnya.

Minta Warga Tahan Diri

Kelima, dia mengimbau supaya seluruh elemen masyarakat menahan diri masih bersama-sama menciptakan situasi aman dan kondusif untuk pembangunan Kabupaten Pati.

"Saya tetap konsisten untuk pembangunan Kabupaten Pati. Saya akan berbuat setulus-tulusnya untuk rakyat Kabupaten Pati. Membenahi rumah sakit Soewondo yang awalnya jelek sekali rusak parah sekarang menjadi bagus. Infrastruktur jalan di mana-mana rusak saya bangun menjadi bagus. Di mana-mana konsisten menjadi bagus," pungkasnya.

Rekomendasi