Komnas HAM Sarankan Keluarga Gus Dur Dilibatkan buat Redam Konflik di Papua

Sabtu, 31 Agustus 2019 18:04 Reporter : Merdeka
Komnas HAM Sarankan Keluarga Gus Dur Dilibatkan buat Redam Konflik di Papua Deklarasi kader Gus Dur dukung Jokowi-Maruf Amin. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya mencari solusi untuk meredam konflik di wilayah Papua dan Papua Barat. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyarankan keluarga Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur turut dilibatkan dalam menyelesaikan konflik di Papua.

Menurut dia, masyarakat Papua sangat menghormati sosok Gus Dur. Sehingga, keluarga Gus Dur dinilai dapat menjadi mediator atau membuka komunikasi antara pemerintah dan masyarakat Papua.

"Bisa saja keluarga Gus Dur diajukan sebagai juru runding atau kemudian negosiator, menjadi mediator antara pemerintah Jokowi dengan teman-teman di Papua, itu bagus juga," kata Beka di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (31/8).

Beka mengatakan ada perbedaan pendekatan yang dilakukan Gus Dur kepada masyarakat Papua saat menjadi Presiden, dengan pemerintahan Presiden Jokowi sekarang. Gus Dur, kata dia, melakukan pendekatan kebudayaan dan dialog terbuka untuk mencari solusi masalah yang terjadi di Papua.

"Dengan jalan kebudayaan ini penting bagi temen-temen Papua sehingga bisa menerima, dan ada seperti titik balik," ujar dia.

Hal ini dilihat Beka jauh berbeda dengan pemerintahan Jokowi yang melakukan pendekatan dengan membangun infrastruktur di Papua. Perbedaan pendekatan inilah yang membuat Gus Dur sangat dihormati warga Papua.

"Jangan seperti (pemerintah) sekarang ini. Ada kerusuhan, polisi dikirim, tetapi tidak pernah mengirim siapa melakukan dialog dengan kepala suku. Nah, itu saya kira penting," jelas Beka.

Reporter: Lisza Egeham [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini