Komisi IX Desak Jokowi Terapkan PSBB atau Lockdown Pulau Jawa
Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi PDIP Charles Honoris meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara nasional. Menurutnya, PPKM Mikro tidak lagi efektif dengan melihat angka kasus harian Covid-19 yang terus mencetak rekor belakangan ini.
"Untuk menyelamatkan hilir yang nyaris kolaps, Presiden Jokowi perlu menerapkan PSBB secara nasional atau setidaknya lockdown di Pulau Jawa, yang berimplikasi pada penutupan secara total terhadap sekolah, pusat perbelanjaan dan perkantoran, kecuali pada segelintir sektor usaha vital tertentu," katanya, Minggu (27/6).
"Kalau pembatasan mobilitas besar-besaran tidak dilakukan di hulu, maka penambahan kapasitas faskes sebanyak apa pun di hilir tetap tidak akan memadai," sambungnya.
Belum lagi, kata politikus PDIP ini, tidak semua provinsi memiliki kapasitas fasilitas kesehatan yang sama. Kondisi faskes di Pulau Jawa tentu berbeda dengan di Indonesia Timur.
"Kita tentu tidak ingin, jika tanpa pembatasan sosial besar-besaran, provinsi lain seperti di Indonesia Timur, yang BOR faskesnya saat ini masih hijau, menjadi kacau balau seperti faskes Pulau Jawa sekarang," ucapnya.
Charles melihat, faskes di hilir tak akan kuat meredam lonjakan bila angka penularan dari hulu sangat deras. Maka dari itu, derasnya penularan Covid di hulu harus diredam sedini mungkin dengan pembatasan sosial besar-besaran
"Tolong Pak Jokowi, kondisi sudah darurat. Jangan sampai ini semakin gawat, dan akhirnya kita semua tersapu 'banjir bandang' yang sebenarnya sudah kita ketahui ancamannya, tapi telat kiita tanggulangi," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya